Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Waspada! Penipuan dengan Modus Menelpon Korban Marak Lagi

Selasa, 19 April 2022 | 09:13 WIB Last Updated 2022-04-19T02:13:18Z

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto.


Padang, Rakyatterkini.com - Waspada, penipuan dengan modus menelepon keluarga dan mengabarkan ada anggota keluarganya yang mengalami kecelakaan, marak lagi terjadi.


Untuk mencegah hal tersebut agar tidak dialami oleh masyarakat, Polda Sumbar melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bid humas) mengimbau agar jangan terlalu mudah percaya akan telepon tersebut.


"Kalau ada kejadian seperti itu, agar jangan cepat mudah percaya dan disarankan agar menghubungi kantor polisi terdekat untuk memastikan kejadiannya benar atau bohong," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto.


Selain menghubungi untuk memastikan kejadiannya, diharapkan masyarakat mengecek kebenarannya dengan datang langsung ke kantor polisi terdekat.


Aksi penipuan yang sering dilakukan dengan berbagai modus, seperti jual beli online, peminjaman modal usaha, bahkan sampai ada yang menggunakan nama Kepolisian untuk menyelesaikan suatu perkara.


Kasus yang sering terjadi, yang mana pelaku akan menelpon korban  dengan mengatakan jika anaknya menabrak orang hingga tewas, katanya.


Telepon palsu itu biasanya datang dari seseorang yang mengaku sebagai anggota Polri, penelepon itu mengatakan jika anaknya tengah ditahan karena menabrak orang hingga tewas


Untuk mencegah hal itu tidak terjadi, Polda Sumbar kembali mengimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu mudah percaya, terlebih kepada orang yang belum kita sama sekali. 


Apalagi jika ada telepon yang mengatasnamakan anggota kepolisian yang menawarkan bisa menyelesaikan suatu perkara,  ujar  Kombes Pol Satake.


Masyarakat jika menerima telpon dari yang mengaku anggota kepolisian, diharapkan agar terlebih dahulu mencek kebenarannya, masyarakat jangan mudah percaya, diharapkan masyarakat segera mengecek kebenarannya dengan langsung datang ke kantor polisi terdekat. (mat)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update