Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Solsel Launching Pekan Imunisasi Dunia 2022

Rabu, 20 April 2022 | 20:13 WIB Last Updated 2022-04-20T14:47:47Z

Bupati Khairunas launching PID tahun 2022.
 

Padang Aro, Rakyatterkini.com -  Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar Launching Pekan Imunisasi Dunia (PID) tahun 2022. Kegiatan itu dibuka langsung Bupati, H. Khairunas, di Halaman Dinas Kesehatan, Rabu (20/4/2022). 


Bupati menjelaskan, Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2022 dianggap menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dasar lengkap, sesuai data telah terjadinya penurunan selama pandemi Covid-19.


"Pemberian imunisasi terbukti efektif dalam meningkatkan kekebalan tubuh agar dapat mencegah beragam penyakit menular seperti difteri dan campak yang diderita anak-anak dan balita," ujar bupati.


Sejak 2017, Indonesia mengalami wabah difteri dengan hampir 1.000 kasus tercatat. Kemudian, pada 2019 dan 2020 terjadi penurunan kasus difteri karena adanya penguncian wilayah atau lockdown akibat pandemi Covid-19.


"Secara global, pada tahun 2020 WHO merilis terdapat 23 juta anak di bawah umur satu tahun yang tidak menerima imunisasi dasar. Ini merupakan angka tertinggi sejak tahun 2009 lalu," tuturnya.


Di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan UNICEF melaporkan 84% dari fasilitas pelayanan kesehatan imunisasi anak di Indonesia terdampak COVID-19 . Dampaknya, capaian imunisasi dasar lengkap baru mencapai 58,4% dari target 79.1% per Oktober 2021.


Kendati demikian, penurunan kasus penyakit menular seperti difteri disertai dengan penurunan cakupan imunisasi anak, sehingga harus diwaspadai, lantaran bisa memicu lonjakan kasus pada anak-anak. Namun begitu, perlu pelaksanaan imunisasi yang dapat menjangkau seluruh daerah pada 7 kecamatan yang ada di Solok Selatan. 


"Ini mencegah dan menurunkan angka penyakit menular pada anak dan balita di daerah," sebutnya lagi.


Pelaksana tugas Kadis Kesehatan, Joni Firmansyah, menyebut bahwa gambaran data capaian imunisasi dasar, yaitu biasanya capaian melebihi 80%, namun pada 2021 hanya mencapai 59 %. 

.

Hal ini disebabkan tidak terselenggaranya Posyandu, sehingga sekitar 157 ribu anak-anak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Barat tidak mendapatkan imunisasi lengkap. 

.

"Diharapkan dukungan dari semua pihak terkait, agar kegiatan PID dan Bulan Imunisasi Anak Nasional dapat berjalan sesuai harapan, sehingga anak-anak kita mendapatkan imunisasi lengkap guna pencegahan penyakit," tegasnya lagi. (Alwis)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update