Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemko Sawahlunto Hibahkan Tanah 3 Ha ke Kemnaker, Ini Peruntukkannya

Kamis, 24 Maret 2022 | 22:31 WIB Last Updated 2022-03-24T15:31:24Z

Wako Deri Asta didampingi Wawako Zohirin Sayuti serahkan sertifikat tanah kepada Sekjen Kemenaker, Anwar Sanusi (hms).


Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Pemko Sawahlunto menyerahkan sertifikat tanah yang dihibahkan kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) untuk dibangun workshop pelatihan vokasi bidang otomotif alat berat.


Walikota Deri Asta mengemukakan, sertifikat itu diserahkan langsung pada Rabu 23 Maret 2022 kepada Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi yang datang ke Sawahlunto bersama sejumlah jajarannya.


"Kita terima sertifikat tanah seluas tiga hektar di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi itu dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kemudian, langsung kita serahkan kepada Sekjen Kemnaker Bapak Anwar Sanusi. Harapannya, terealisasi pembangunan workshop pelatihan vokasi, serta segera dimulai," katanya.


Ditambahkan, keberadaan workshop akan memberikan manfaat besar bagi Sawahlunto. Tidak hanya dalam membantu peningkatan skill/kompetensi dari calon tenaga kerja, namun juga bisa memberikan manfaat lain seperti untuk menumbuhkan ekonomi. Karena workshop bakal mengumpulkan peserta yang berasal dari banyak provinsi di Pulau Sumatera.


Workshop di Parambahan istimewa, lantaran termasuk dalam Satuan Pelayanan Pendidikan Vokasi dan Produktifitas Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker yang ditetapkan baru ada tiga di Indonesia, yaitu di Samarinda untuk Kalimantan, Tarnate untuk Maluku dan Sawahlunto untuk Sumatera. Artinya, untuk wilayah Sumatera itu ke Sawahlunto kalau ingin mengikuti pelatihan otomotif alat berat resmi milik pemerintah. 


Sebelumnya, Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kemnaker Budi Hartawan, yang telah datang meninjau lokasi di Parambahan tersebut pada Agustus 2021 lalu mengatakan, pihaknya mengalokasikan kurang lebih Rp14 miliar untuk workshop tersebut.


"Rp14 miliar itu untuk pembangunan gedung dan pengadaan perlengkapan penunjang pelatihan yakni seperti mesin-mesin dan peralatan lainnya," kata Budi Hartawan. (Hms/Ris1)








IKLAN



×
Berita Terbaru Update