Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Peduli Korban Gempa Pasaman dan Pasbar, BSI Serahkan Bantuan ke Gubernur

Jumat, 04 Maret 2022 | 19:25 WIB Last Updated 2022-03-04T12:25:51Z

RCEO Palembang, Alhuda Djanis serahkan bantuan untuk korban gempa Pasaman dan Pasbar.


Padang, Rakyatterkini.com - PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menyalurkan bantuan korban bencana gempa bumi di Pasaman dan Pasaman Barat. 


Bantuan senilai 100 juta rupiah diserahkan RCEO Palembang, Alhuda Djanis, kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, di ruang tamu Istana Gubernuran Sumbar, Jumat (4/3/2022), kemudian untuk dapat diteruskan kepada kedua kabupaten terdampak.


Gubernur menyampaikan terimakasih atas kepedulian BSI pada korban gempa yang masih membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.


"Bantuan dari Bank Syariah Indonesia dan Laznas BSI tentu sangat berarti untuk dapat meringankan beban para korban gempa di Pasaman dan Pasaman Barat. Semoga dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, dapat mempercepat upaya penanganan pasca bencana," kata Mahyeldi.


RCEO BSI Djanis menyebut, bantuan tersebut merupakan bentuk partisipasi BSI yang bukan hanya berbisnis, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Kami ikut merasakan kesedihan atas musibah yang terjadi. Jadi hari ini kita memberikan bantuan ini melalui Buya Mahyeldi senilai 100 juta. Insyaallah uang ini akan kita bagi, karena ada 2 kabupaten yang terdampak. Mudah-mudahan dengan niat ikhlas ini bisa meringankan sedikit beban dari masyarakat Pasaman dan Pasaman Barat," ujar Djanis didampingi Area Manager Budi Abdiriva.

 

Ditambahkan Djanis, dana bantuan berasal dari LAZNAS BSI, yang dikumpulkan dari potongan zakat penghasilan karyawan dan nasabah yang ingin menyalurkan zakat dan infaknya melalui LAZ. Termasuk juga zakat perusahaan BSI sendiri.


"Mudah-mudahan kita bisa bersinergi terus antara BSI dengan Pemprov Sumbar dan para mitra. Bagaimana bisnis syariah ini terus kita kampanyekan ke masyarakat. Karena tantangan kita literasi. Kurangnya pemahaman masyarakat. Mudah-mudahan dengan kerja bersama ini dan kesadaran bersama, bank syariah ini bisa lebih maju lagi," lanjut Djanis. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update