Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Asahan Sampaikan LKPj 2021, PAD Terealisasi 96,06 Persen

Rabu, 30 Maret 2022 | 12:02 WIB Last Updated 2022-03-30T23:11:46Z

Suasana Paripurna DPRD Asahan agenda penyampaian LKPj Bupati 2021.


Asahan, Rakyatterkini.com - Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc., sampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) kepala daerah  tahun anggaran 2021 pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Asahan, Selasa (29/3/2022).


Turut hadir Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD, anggota dewan, Sekdakab Asahan, OPD, camat dan undangan Lainnya.


Bupati Surya menyebutkan, LKPj yang akan disampaikan pada hari ini merupakan amanat Undang Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP RI Nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.


Pada peraturan tersebut, mengamanatkan bahwa kepala daerah menyampaikan LKPj kepada DPRD setiap tahunnya, paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.


Dikatakan, dokumen  LKPj  disampaikan secara substansial merupakan dokumen yang memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintah, yang menjadi kewenangan daerah yang dilaksanakan pemerintah daerah. Hasil pelaksanaan tugas pembantuan dan penugasan, sehingga LKPj ini merupakan progres report atas pelaksanaan pemerintah Kabupaten Asahan.


"Untuk capaian indikator makro tahun 2020 dan proyeksi capaian tahun 2021, jumlah penduduk tahun 2020 sebesar 769.960 jiwa dan pada tahun 2021 sebesar 777.626, terjadi pertumbuhan sebesar 0,99 persen, PDRB atas dasar harga berlaku  tahun 2020 sebesar  Rp38,69 triliun dan pada tahun 2021 menjadi Rp41,99 triliun," tutur bupati.


Artinya, sambung Surya, mengalami pertumbuhan sebesar 8,53 persen, PDRB atas dasar harga konstan tahun 2020 sebesar Rp26,29 triliun dan tahun 2021 menjadi sebesar Rp27,27 triliun mengalami kenaikan sebesar 3,73 persen. Sedangkan untuk PDRB perKapita atas dasar harga berlaku tahun 2020 sebesar Rp50.25 juta dan tahun 2021 menjadi sebesar Rp54,00 juta.


"Ini mengalami pertumbuhan sebesar 7,46 persen. Dan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020 sebesar 70,29 poin dan tahun 2021 menjadi 70,49 poin. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 0,28 persen," sebutnya lagi.


Bupati juga menyampaikan Kondisi keuangan daerah tahun anggaran 2021 yaitu pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp1,6 triliun lebih. Atau setara dengan 96.06 persen. Pendapatan dimaksud bersumber dari PAD, pendapatan transfer dan lain lain pendapatan daerah yang sah.


Untuk belanja daerah anggaran 2021 juga mengalami perubahan, sehingga ditetapkan menjadi sebesar Rp1,7 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp1,5 triliun lebih atau sebesar 90.93 persen. Belanja daerah dimaksud terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. (EKA)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update