Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Agam Rawan Narkoba, 65 Persen Warga Binaan Lapas Lubuk Basung Diisi Tahanan Narkoba

Jumat, 18 Maret 2022 | 08:24 WIB Last Updated 2022-03-18T01:24:52Z

Sekda Agam, Edi Busti.


Lubuk Basung, Rakyatterkini.com - Sekretaris Daerah Agam, Edi Busti, membuka sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), di Hotel Sakura Syariah, Kamis (17/3/2022) malam.


Edi Busti mengatakan tidak sedikit warga yang terjerat kasus narkoba ini. Di Lapas klas IIB Lubuk Basung saja ada 60-65 persen warga binaan dari kasus narkoba, bahkan itu masih diusia muda.


"Saya prihatin, tidak sedikit warga kita terancam dengan masalah narkoba ini, di lapas kelas IIb Lubuk Basung saja ada 60-65 persen warga binaan dari kasus narkoba, apabila sudah kecanduan, masa depan anak-anak kita hancur dan jadi apa generasi kita ke depannya, hal ini sangat membahayakan sekali bagi kita semua," katanya.


Penyebaran narkoba ini permasalahan serius yang perlu diwaspadai dalam melindungi generasi ke depan.


“Narkoba ini merupakan permasalahan yang serius, yang perlu perhatian khusus bagi kita bersama, dari sekian banyak kasus kalau tidak pemakai, mereka pasti pengedar. Hal ini sangat ngeri, dan masalah narkoba ini terjadi pada masyarakat kita, ”sebutnya.


Diharapkannya para orangtua dan seluruh elemen masyarakat untuk mengontrol pergaulan anak-anaknya, jangan sampai mereka terjerumus dengan penyalahgunaan narkoba ini.


“Banyak hal yang perlu dipahami dengan narkoba ini, biasanya orang sudah kecanduan terlihat linglung, hilangnya nasionalitas, pembohong dan lainnya. Ini harus jadi pemahaman bagi kita semua,” katanya.


Apabila sudah terpengaruh narkoba, tidak dapat dipungkiri juga akan banyak terjadi perbuatan kriminal dan perbuatan menyimpang lainnya.


Ia menyadari, setiap keluarga menginginkan generasi yang baik di masa depan, jika sudah dirusak akibat penyalahgunaan narkoba, jadi apa bangsa ini ke depan.


“Belum lagi Agam sangat rawan karena wilayah perlintasan, sehingga potensi peredaran narkoba begitu besar. Namun, dengan kebersamaan kita dalam memberantasnya, kita harap ini bisa diatasi,” ujarnya lagi.


Untuk itu, ia mengapresiasi terlaksananya sosialisasi ini, sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat dan generasi yang menjadi harapan bangsa.


Sosialisasi ini dilaksanakan Badan Kesbangpol Sumbar melalui pokir anggota DPRD Sumbar, Ismunandi Sofyan selama dua hari. (vn)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update