Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tidak ada Pemaksaan Vaksin pada Anak Usia 6-12 Tahun

Sabtu, 19 Februari 2022 | 08:49 WIB Last Updated 2022-02-19T01:49:44Z

Kepala Dinas Pendidikan Kab.Solok, Zainal Jusmar.

Solok, Rakyatterkini.com - Menyikapi banyak informasi yang beredar terhadap vaksinasi di dunia pendidikan, terutama pada anak usia 6-12 tahun, Pemkab Solok, membantah  atas informasi tersebut.


Kepala Dinas Pendidikan Kab.Solok, Zainal Jusmar, Jumat 18 Februari 2022 mengatakan pelaksanaan vaksin untuk anak didik usia 6-12 tahun di Kabupaten Solok adalah program pemerintah dalam rangka memutus mata rantai Covid 19.


"Dalam pelaksanaanya kami telah memberikan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak sekolah dam pihak terkait kepada wali  murid," jelasnya.


Untuk Penerapan Proses Belajar Mengajar (PBM) Dinas Pendidikan memberikan dua pilihan kepada anak didik. Bagi anak didik yang belum divakasi dan menolak untuk divaksin dengan alasan tertentu  kami menyarankan agar anak tersebut melaksanakan proses belajar mengajar di rumah.


Bagi anak didik yang sudah divaksin proses belajar mengajarnya dilakukan di sekolah.


Secara rinci bagi anak didik yang melaksanakan PBM di rumah  pihak sekolah akan bekerjasama dengan orang tua/wali murid, terutama terkait materi pembelajaran serta tugas-tugas dari guru akan diberikan sekolah.


Melalui orangtua,/wali murid, dan  tidak dilakukan seluruhnya secara daring karena diyakininya tidak semua murid dan orangtua anak didik memiliki perangkat dan mampu menggunakannya perangkat daring tersebut, ujar Zainal Jusmar.


“Tentunya pilihan tersebut kami serahkan kepada orangtua /wali murid anak didik. Silahkan mereka memilih, dan untuk kelangsungan proses belajar mengajar kami tidak akan memberatkan kepada para anak didik."


Kadis mengatakan demi tercapainya PBM yang lebih baik di masa pandemi Covid 19, serta untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 kepada anak didik, kami mengharapkan agar para anak didik untuk dapat melakukan vaksinasi, seperti yang diharapkan oleh pemerintah.


Zainal juga mengatakan bagi anak didik yang berumur 6-12  tahun hanya dilakukan vaksinasi sebanyak satu kali saja, dan juga kami mengimbau kepada orangtua wali murid, jangan takut untuk melakukan vaksinasi terhadap anak-anaknya, karena ini semua adalah demi kesehatan kita semua agar terhindar dari wabah Covid-19,” tutup Zainal. (hardean)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update