Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sumbar Berpotensi Hasilkan Ikan 565,100 Ton/tahun

Selasa, 15 Februari 2022 | 17:57 WIB Last Updated 2022-02-15T10:57:37Z

Gubernur Mahyeldi, didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan, Desniarti saat memimpin rakor.


Padang, Rakyatterkini.com - Sumatera Barat memiliki potensi besar bidang kelautan dan perikanan. Dari 425.047 Ha lahan budidaya, baru dimanfaatkan seluas 11.992 Ha dan 99 persen diantaranya adalah untuk budidaya air tawar.  


Demikian diungkapkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat membuka Rapat Sinkronisasi dan Koordinasi Program dan kegiatan Kelautan & Perikanan Dengan Kabupaten dan Kota, Tahun 2022, di Aula Gedung Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, di Padang, Selasa (15/2/2022). 


"Kita punya lahan budidaya 425.047 Ha, 74 persennya dilaut, 13 persen daerah payau/pesisir dan 13 persen budidaya air tawar. Jadi masih besar peluang kita meningkatkan budidaya laut dan Payau (tambak). 


Demikian juga potensi laut yang luas 186.580 Km2 dan potensi penangkapan ikan 565,100 ton/tahun, masih besar peluang kita untuk mengembangkan perikanan tangkap," ucap gubernur. 


Beberapa potensi budidaya laut dan tambak, menurut gubernur diantaranya adalah budidaya ikan kakap putih, kerapu dan udang vaname. Bahkan khusus untuk udang vaname asal Sumbar disebut lebih baik kualitas dan citarasanya dibanding dari daerah lain. 


Gubernur juga menyinggung keberadaan UPT Pusat di Sumatera Barat yang sangat penting bagi Pemprov Sumbar, karena ikut mendorong percepatan pembangunan kelautan dan perikanan di Sumatera Barat. Diantaranya program unggulan dari Kementerian KKP berupa Kampung Budidaya dan Kampung Nelayan. 


Salah satu program Kampung Budidaya dan Kampung Nelayan terdapat di Pasaman yang saat ini sudah ditetapkan sebagai Kampung Ikan Mas. 


Gubernur berharap hal ini juga bisa diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya di Sentra Perikanan. Sinergi DKP dengan UPT Pusat, harap gubernur juga tetap dipertahankan, sebab program-program unggulan daerah (Progul) tidak hanya dicapai dari APBD semata. 


Kepala DKP Sumbar, Desniarti mengatakan kegiatan ini dalam rangka menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan antara kabupaten dan kota. 


Kegiatan yang dihadiri 70 peserta dari dinas terkait se-Sumbar serta UPT dan UPTD ini juga untuk mengakomodir kebutuhan program dan kegiatan di daerah sesuai dengan potensi dan kewenangan.  (doa/mmc) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update