Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Persiapan Uji Klinis Vaksin Merah Putih, RSUD Pdg.Pariaman Jalin MoU dengan UNAND dan Biofarma

Rabu, 23 Februari 2022 | 05:30 WIB Last Updated 2022-02-23T00:54:05Z

Usai MoU pejabat terkait foto bersama.

Padang, Rakyatterkini.com - Uji Klinis Vaksin Merah Putih, Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) melakukan kerjasama dengan Universitas Andalas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman, Biofarma dan Fakultas Kedokteran Unand.


Perjanjian Kerjasama ini, ditandai dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara Hybrid melalui zoom meeting, bertempat di Lantai 3 Rumah Sakit Universitas Andalas, Selasa (22/2/2022).


Hadir dalam acara itu, Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH, Direktur Utama Biofarma Bapak Honesti Basyir, Direktur Utama Rumah Sakit UNAND, Dr. dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B, Sp.U (K), Direktur RSUD Padang Pariaman, dr. Jasneli, MARS, Dekan Fakultas Kedokteran UNAND Dr. dr. Afriwardi, Sp. KO,


Kemudian dilanjutkan dengan dialog dan diskusi, diikuti dengan visitasi ke lokasi kegiatan Uji Klinis Vaksin Merah Putih akan dilakukan.


Menurut dr. Jasneli usai acara penandatanganan perjanjian kerjasama, untuk melihat kesiapan RSUD Padang Pariaman. Rabu 23/2 ini tim uji klinis akan melakukan visitasi ke RSUD Padang Pariaman.


Dalam uji klinis tahap pertama yang dilaksanakan pada 9 Februari 2022, Rektor Universitas Airlangga Nasih mengatakan vaksin Merah Putih telah diproyeksikan sebagai produk vaksin kebanggaan nasional, dengan bersertifikat halal. 


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan. Bahwa selain sebagai booster dan vaksin anak, pihaknya juga mendorong vaksin Merah Putih sebagai satu-satunya produksi inisiatif vaksin dalam negeri yang menjalani tiga tahap tersebut, sebagai vaksin donasi internasional. 


Tidak hanya itu, dengan sertifikasi halal yang dimilikinya, vaksin merah putih diharapkan dapat mencakup seluruh penduduk, termasuk dengan negara yang memiliki populasi agama Islam.


Untuk mencapai tujuan tersebut, Menkes menegaskan setelah melakukan uji klinik, vaksin merah putih harus sesegera mungkin melakukan proses registrasi skala global. (suger)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update