Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pa Antok Tangih, Dinas Sosial Bantu Korban Kebakaran

Selasa, 08 Februari 2022 | 13:02 WIB Last Updated 2022-02-08T06:02:55Z

Pa Antok Tangih, Dinas Sosial Bantu Korban Kebakaran
Dinas Sosial Agam bantu korban kebakaran.


Agam, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial cepat tanggap terhadap musibah kebakaran, di Jorong Pagadih Mudiak, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah, Senin (7/2/2022).


Menurut Kepala Dinas Sosial Rahmi Artati, didampingi Kabid Linjamsos Halim Wadji, dan Pekerja Sosial Feri Dunda, Selasa (8/2) kepada media ini membenarkan hal tersebut.


"Memang benar, tiga unit rumah terbakar hangus dilalap api akibat kebakaran yang terjadi di Palupuah kemaren," kata Rahmi membenarkan.


Dikatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan hari itu juga memberikan bantuan sembako dan bantuan lainnya sebagai pa antok tangih bagi korban kebakaran.


"Pekerja sosial kita langsung ke lapangan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, membawa beras, sembako, terpal, pakaian dan peralatan masak. Bantuan ini bisa dimanfaat korban, sementara waktu mengatasi kesulitan yang terjadi pasca kebakaran ini", jelas Rahmi.


Dikatakan setiap musibah yang terjadi, baik itu banjir, kebakaran, longsor atau bencana lainnya, jika mendapatkan informasi kejadiannya, pihaknya langsung ke lapangan tanpa menunggu esok, karena ini sudah tugas kita tanggap darurat", jelasnya.


Berdasarkan data yang diperoleh, akibat kebakaran itu, tidak satupun peralatan rumah tangga yang bisa diselamatkan warga, bahkan upaya pemadaman sulit dilakukan, karena tiga unit rumah yang terbakar masing-masing dua rumah kayu dan satu rumah permanen berada dalam kawasan persawahan dan sulit dijangkau armada pemadam kebakaran.


Musibah kebakaran itu menghanguskan tiga unit rumah, masing-masing milik Maiyar, (52), Robiyah,(56) dan Nurhana,(65), diduga dipicu akibat korsleting listrik. Total kerugian lebih Rp750 juta. (vn)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update