Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

OP di Sijunjung Gandeng Apical Group, Tekan Harga Migor di Pasaran

Minggu, 06 Februari 2022 | 16:55 WIB Last Updated 2022-02-06T10:02:18Z

Operasi Pasar (OP) minyak goreng di Sijunjung.

Sijunjung, Rakyatterkini.com - Kendati di tengah pandemi Covid-19 melanda negeri, namun Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan UKM Kabupaten Sijunjung, (Disdagperinkop dan UKM) beserta jajaran tak kenal lelah dalam melaksanakan Operasi Pasar (OP) minyak goreng (Migor). Ini guna mewujudkan kebijakan dari Kementerian Perdagangan RI.


Untuk menuju satu harga eceran tertinggi (HET) 1 liter Migor kemasan,  yang ditetapkan itu, premium Rp14.000 perliter. Untuk kemasan sederhana dibandrol seharga Rp13.500, dan curah Rp11.500 perliter. Operasi pasar itu dijadwalkan selama dua hari, dimulai pada tanggal 2 hingga 3 Februari di Ruangan Terbuka Hijau (RTH) Logas Muaro Sijunjung.


Kepala Dinas Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagperinkop dan UKM)  Kabupaten Sijunjung, Yulizar mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut guna menekan gejolak harga dipasaran. Baik pada Peritel Modern dan pedagang pengencer di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Sijunjung. 


Disebutkan, pihaknya bersama  PT Padang Raya Cakrawala (Apical Group) produsen Migor yang telah ditunjuk Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sumbar, di Sijunjung di dalam pendistribusian Migor untuk menyukseskan program pelaksanaan OP tersebut selama dua  hari. 


"Akan kita upayakan melalui OP secara perlahan-lahan menuju satu harga dengan HET, sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Yulizar, didampingi Sekretaris Dinas (Sekdin) Nasrul, di RTH tersebut Kamis (3/2/2022).


Dikatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) RI No : 6 Tahun 2022 tentang harga minyak sawit kemasan dan curah telah diterapkan pada tanggal 1 Februari yang lalu.


Menurut Yulizar, dengan diadakannya OP tersebut diyakini harga Migor ke depan akan kembali normal. Ia tak menampik masih ada ditemukan pengencer yang menjual Migor pada harga lama, yang kemungkinan besar mereka pedagang menghabiskan stok yang ada dan modal lama di dalam penjualan. 


Sementara General Manager (GM) PT Padang Raya Cakrawala Julianus Tarigan, melalui Kepala Bagian Humas (Kabag Humas) Alfin Layindra, mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan Migor di Sumatera Barat, pihaknya akan terus berupaya berpartisipasi guna membantu program pemerintah dalam mensukseskan program Migor satu harga dengan HET yang telah ditentukan Kemendag RI.


Dijelaskan Alfin, melalui OP  telah memiliki Packing Plant sendiri  (Pengemasan) dimana pabrik telah memproduksi Migor di Teluk Bayur Padang dengan kemasan  merk Camar dan Harumas, yang higienis dan bermutu tinggi untuk menyajikan masakan yang berkualitas bagi konsumen. (yas)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update