Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Hibahkan Tanah Disaat Ekonomi Pas-pasan, Mardiati Diumrohkan Bupati

Jumat, 04 Februari 2022 | 22:17 WIB Last Updated 2022-02-04T15:17:48Z

Hibahkan Tanah Disaat Ekonomi Pas-pasan, Mardiati Diumrohkan Bupati
Mardiati menangis saat dipeluk bupati.


Agam, Rakyatterkini.com - Mardiati, warga Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, hibahkan sebidang tanah pada pemerintah nagari, untuk mewujudkan cita-citanya membangun rumah ibadah di lokasi itu.


Perempuan 65 tahun ini menghibahkan sebidang tanah, yang sebelumnya di lokasi itu sudah ia mulai bangun musala, tanpa bantuan siapapun, melainkan hasil dari jualan sayur-sayurannya.


Bahkan untuk bisa melanjutkan pembangunan musala yang sudah dimulainya sejak lama itu, ia harus menunggu hasil panen sayur belum lagi untuk kebutuhan sehari-hari.


Namun, di tengah kondisi perekonomian sangat terbatas, ia bertekad musala itu bisa selesai agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah dan belajar mengaji bagi anak-anak sekitar.


Kondisi kehidupannya sangat memprihatinkan, hanya tinggal di sebuah rumah jauh dari kata layak yang tidak jauh dari lokasi pembangunan musala. Tapi niat tulusnya hibahkan tanah untuk membangun musala tidak sebanding dengan kehidupan yang dijalaninya saat ini.


Dia memutuskan untuk menghibahkan tanah beserta bangunan itu ke pemerintah nagari, agar cita-citanya bisa cepat terwujud dan dapat dimanfaatkan masyarakat.


Jumat (4/2), dilakukan serah terima surat hibah dari pemilik tanah ke pemerintah nagari, sekaligus batagak kudo-kudo pembangunan musala.


Kegiatan itu dihadiri Bupati Agam, Andri Warman beserta pimpinan OPD, camat beserta forkopimca, wali nagari dan masyarakat.


“Kita bangga pada Ibu Mardiati, meski kondisi ekonomi pas-pasan, tapi ia ikhlas menghibahkan tanahnya untuk bangun musala agar bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar bupati.


Menurutnya, tidak banyak orang yang bisa seperti Mardiati, apalagi di tengah kehidupannya jauh dari kata kaya , tapi ia mampu hibahkan tanah untuk kepentingan orang banyak.


“Jika kondisi memungkinkan, secara pribadi saya akan berangkatkan Ibu Mardiati umrah ke tanah suci, sebagai rasa bangga padanya yang telah ikhlas hibahkan tanah meski kondisi ekonomi sangat terbatas,” sebutnya.


Ia bertekad, akan mendampingi langsung Mardiati ke tanah suci. Tidak hanya itu, bupati akrab disapa AWR ini juga berupaya agar rumah Mardiati bisa diperbaiki, supaya dapat ditempatinya dengan rasa nyaman.


“Kita minta OPD terkait untuk memasukkannya dalam program, supaya rumah Mardiati dapat diperbaiki,” pintanya. 


Sementara itu, Wali Nagari Batu Kambiang, Fadrizal menyebutkan di atas tanah yang dihibahkan Mardiati itu, dibangun musala dan TPA/MDA untuk bisa dinikmati warga Balai Badak.


“Tadi kita juga ditemui langsung oleh Mardiati, beliau akan menghibahkan sebidang tanah lagi untuk pembangunan unit layanan kesehatan,” terangnya.


Ia berharap, semua ini jadi amal ibadah bagi Mardiati, karena menurutnya ini adalah bentuk amal jariyah yang dilakukan ibu empat orang anak tersebut. (gp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update