Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gerak Cepat, Audy Joinaldy Serahkan Bantuan Korban Banjir Pasaman

Selasa, 15 Februari 2022 | 22:22 WIB Last Updated 2022-02-15T15:22:07Z

Wagub Audy Joinaldy di lokasi banjir bandang Pasaman.

Pasaman, Rakyatterkini.com  -  Pasca musibah banjir bandang di Jorong Lundar, Nagari Panti Timur, Kabupaten Pasaman, yang disebabkan luapan Sungai Lundar, Minggu (13/2/22) lalu, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy tiba di lokasi bencana untuk mengantarkan bantuan dari pemerintah serta berbincang singkat dengan warga korban banjir, Selasa (15/2/22). 


Menurut Audy, pemerintah sudah bertindak cepat menurunkan personel BPBD untuk penanggulangan bencana, demikian juga dengan bantuan pangan untuk mensupport posko bantuan dan dapur umum bagi masyarakat terdampak. 


Selain itu, Audy juga mengatakan, sebagai langkah preventif bencana banjir di Panti Timur ke depan, tim BPBD bekerjama dengan Polres Pasaman akan segera bergerak untuk menelusuri penyebab terjadinya banjir bandang. 


"Semua situasi sekarang terkendali, jembatan yang putus sudah diperbaiki, posko bantuan dan dapur umum menyediakan bantuan, makanan, obat-obatan, tempat tidur, untuk kebutuhan warga kita disini. Sesuai permintaan warga, BPBD dan Polres Pasaman juga akan bergerak menelusuri penyebab banjir mulai besok," ujar Audy. 


Di samping itu, menanggapi kekhawatiran warga mengenai distribusi bantuan sementara, Audy mengatakan posko terpadu sudah didirikan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak memperoleh bantuan secara merata, karena posko yang dikomandoi camat setempat sedang melakukan pendataan korban, termasuk rumah, sawah dan usaha yang terpaksa terhenti akibat banjir. 


Sementara itu, terkait kerugian yang diderita, Wakil Bupati Pasaman Sabar AS juga menyampaikan hal yang serupa. Ia mengatakan total kerugian diperkirakan 500 juta hingga satu milyar rupiah, terdiri dari rumah, sawah, jembatan dan UMKM milik warga. 


"Sebagian besar warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Untuk kerugian sendiri, saat ini dalam proses pendataan, diperkirakan 500 juta hingga 1 milyar, nanti akan kita berikan bantuan sesuai dampak kerusakan," jelasnya. 


Diketahui sebelumnya, banjir bandang di Jorong Lundar, Panti Timur, Pasaman menyebabkan 14 rumah rusak berat, 30 rumah rusak sedang, dan 76 rumah rusak ringan, serta tiga unit jembatan putus dan 30 hektar sawah terendam banjir. (mcp) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update