Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Genjot Pariwisata Sumbar, 4 Disetujui Menteri Erick, 1 Pemko Sawahlunto

Kamis, 10 Februari 2022 | 21:50 WIB Last Updated 2022-02-10T14:50:52Z

Iswandi Said, PMO Pariwisata Sumbar.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Menggenjot kunjungan wisata ke kota tambang Sawahlunto, Project Management Office (PMO) BUMN Untuk Pariwisata Sumbar, menyatakan komitmennya, terutama sekali guna mendorong reaktifasi kereta api dan paket perjalanan wisata.


"Untuk reaktifasi kereta api ini, sangat strategis dalam menghidupkan pariwisata dan ekonomi. Apalagi, Sawahlunto dalam sejarah pertambangan batu bara itu memiliki keterkaitan sangat erat dengan kereta api. Karena itu, Menteri BUMN Erick Tohir sudah setuju dan menugaskan kami ke sini," kata Ketua PMO BUMN untuk pariwisata Sumbar Iswandi Said, di Sawahlunto, Kamis (10/2/2022).


Ia juga menyebutkan, untuk melakukan kajian lebih lanjut bagaimana pekerjaan menghidupkan kembali kereta api segera dimulai. Untuk itu, pihaknya akan membuat bundling atau paket wisata bersama, dengan melibatkan sejumlah BUMN yaitu PT. Semen Padang, PT. Bukit Asam, PT. KAI, Pelindo, Angkasa Pura II dan Hotel Indonesia Natour.

 

"Telah disepakati ada lima destinasi wisata prioritas untuk dibantu melalui PMO BUMN, yaitu Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan Kota Pariaman. Untuk di Sawahlunto, kita memberdayakan potensi wisata kota tua sebagai World Heritage versi UNESCO dan wisata alam berbasis Geopark," kata Iswandi yang juga Putra Minang, lahir dan besar di kota Padang. 


Dalam pertemuan dengan Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti dan sejumlah jajaran di Pemko Sawahlunto, Iswandi menyebutkan BUMN yang memiliki aset di Sawahlunto adalah, PT. Bukit Asam, PT. KAI dan Hotel Indonesia Natour melalui PMO, akan berkolaborasi mendukung peningkatan dan pengembangan pariwisata di kota dengan jumlah penduduk miskin paling rendah di Indonesia pada 2021.

 

"Untuk reaktifasi kereta api awalnya akan direncanakan dari Stasiun Sawahlunto sampai ke Stasiun Muaro Kalaban, namun sekarang dengan telah meninjau langsung ke lokasi, kami akan mengusulkan pada pak Menteri agar dilanjutkan jalur tersebut sampai ke Stasiun Silungkang," kata Iswandi.


Iswandi Said yang merupakan Direktur Utama Hotel Indonesia Natour itu, menyebut BUMN perlu saling bersinergi mendukung Sawahlunto, dalam menjaga dan mengelola status yang diperoleh dari UNESCO sebagai World Heritage atau Kota Tua Warisan Dunia. 


Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti menyambut antusias dan menyampaikan terima kasih pada PMO BUMN tersebut. Katanya, Pemko Sawahlunto memang sangat membutuhkan dukungan dan sinergitas pemerintah pusat serta BUMN dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata. 


"Potensi wisata Sawahlunto ini luar biasa, untuk mengoptimalkan pengelolaannya memang harus hadir sentuhan pemerintah pusat dan BUMN. Bukannya kami di daerah tidak bisa, namun ada berbagai keterbatasan dan lainnya yang membuat back-up dari pemerintah pusat itu menentukan juga bagaimana keberlanjutan pariwisata kita," ungkap Zohirin Sayuti. (Hms/Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update