Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Samsir Nelayan Pantai Cermin Ditemukan Tewas di Pantai Kuala Putri

Selasa, 04 Januari 2022 | 07:49 WIB Last Updated 2022-01-04T00:49:27Z

Ilustrasi.

Sergai, Rakyatterkini.com - Samsir, (61), warga Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, ditemukan tewas mengambang tak jauh dari perahu miliknya atau sekitar 1 Mil dari Pantai Kuala Putri, Senin 3 Januari 2022, sekitar pukul 15.30 WIB.


Informasi yang dihimpun menyebutkan korban pergi mencari ikan ke laut bersama dengan nelayan lainnya diantaranya, Bahrum (55) dan Zulkifli (35) keduanya masih warga Desa Kuala Lama.


Kemudian terjadilah peristiwa naas dan informasi tersebut diterima Kanit Reskrim Polsek Pantai Cermin, ada nelayan yang meninggal akibat tenggelam.


Selanjutnya Kanit Reskrim beserta anggota piket Polsek Pantai Cermin dan anggota Inafis Polres Serdang Bedagai berangkat menuju TKP.


Akan tetapi, saat tiba di tempat tersebut posisi korban tidak ditemukan di TKP, namun telah dibawa ke rumah duka, berdasarkan keterangan saksi berangkat mencari ikan di laut dengan menggunakan perahu masing-masing, di Pantai Kuala Putri terletak di Dusun V Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai.


Tidak lama kemudian pada saat temannya hendak pulang, mereka melihat perahu korban dalam keadaan tenggelam, dan posisi korban telah mengambang di samping perahu korban.

 

Melihat itu, saksi membawa korban ke tepi pantai untuk memberikan pertolongan, akan tetapi korban tidak dapat tertolong lagi lantaran sudah meninggal dunia.


Akhirnya jasad korban dibawa oleh saks dibantu oleh warga sekitar ke rumah duka, di Dusun II Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai.


Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Ali Machfud, melalui Kapolsek Pantai Cermin Iptu M Tambunan mengatakan dilakukan pemeriksaan secara luar secara kasat mata tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda penganiayaan terhadap korban.


Keluarga korban, sambung Kapolsek, menyebutkan korban beberapa hari sebelumnya mengatakan kurang enak badan, beberapa saat kemudian Kepala Dusun dan Kepala Desa Kuala Lama yang menerima informasi tiba di rumah korban dan mengatakan kalau korban tidak ada memiliki masalah dengan orang lain, dan korban sudah berumur tua masih merupakan keluarga kades.


"Kemudian atas permohonan dari keluarga istri dan anak korban agar tidak dilakukan autopsi atau bedah jenazah terhadap korban dan mengatakan kalau korban memang meninggal karena sakit tua," tutup Kapolsek. (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update