Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Saatnya Bank Nagari jadi Bank Syariah

Senin, 24 Januari 2022 | 22:17 WIB Last Updated 2022-01-24T15:19:11Z

Saatnya Bank Nagari jadi Bank Syariah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi


Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumbar, Mahyeldi, ajak semua pihak khususnya majelis ulama, Kementerian Agama, serta institusi keagamaan lainnya untuk meningkatkan peran bersama-sama mensosialisasikan konversi Bank Nagari menjadi bank syariah. 

Harapan ini disampaikan gubernur dalam kegiatan sosialisasi dan literasi oleh Bank Nagari tentang produk dan layanan perbankan syariah melalui Unit Usaha Syariah PT. Bank Nagari, di Auditorium Gubernuran pada Senin (24/1/2022). 

 "Kita mengajak pihak OJK, perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank dapat mendukung konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah dan bersinergi dengan Pemprov Sumbar. Komisaris dan pemegang saham sudah sepakat untuk mendukung hal ini," kata Mahyeldi.

Ditambahkan, konversi Bank Nagari menjadi bank syariah juga menjadi bagian dari keinginan pemerintah pusat untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah. 

 "Presiden menginginkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dalam pertemuan Majelis Ulama. Saya kira pada saat inilah Sumatera Barat harus menunjukkan dukungannya," tambahnya.

Dukungan konversi ini juga disampaikan Sekdaprov Sumbar, Hansastri.  Menurutnya, upaya peningkatan literasi keuangan syariah yang dilaksanakan Bank Nagari sudah sangat tepat. Ia berharap, Bank Nagari bisa segera melakukan komitmen untuk dikonversikan ke bank syariah. 

Direktur Utama Bank Nagari, Muhammad Irsyad mengatakan diadakannya sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Nagari akan rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di Sumbar.

"Berdasarkan survei nasional, literasi dan inklusi keuangan oleh OJK pada 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03 persen, meningkat dibandingkan hasil survei tahun 2016 yang berada di angka 29,7 persen," ungkapnya. 

Secara nasional, tingkat literasi perbankan syariah jauh dibawah perbankan konvensional dimana tingkat literasi perbankan syariah baru mencapai 7,92 persen  pada 2019, sedangkan konvensional mencapai 35,25 persen. 

Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Yusri, dalam kesempatan audiensi dengan gubernur mengatakan pihaknya siap mengemban tugas mengoptimalkan program pemerintah daerah terkait keuangan di daerah. (yas)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update