Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Rajawali Group Produksi Pakan Ternak Unggas

Senin, 10 Januari 2022 | 05:59 WIB Last Updated 2022-01-09T22:59:37Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi.


Padang, Rakyatterkini.com - Gathering Parner Even Rajawali Group 2022 yang ke-26, berlangsung Sabtu 8 Januari 2022, dihadiri gubernur, kepala dinas peternakan dan lainnya.


Perusahaan tersebut telah memproduksi pakan ternak unggas, ayam petelur dan ayam potong, yang mengandeng Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, pihak swasta baik di wilayah Sumbar maupun di luar Sumbar.


Bambang Sutrasno, dari PT Charoen Phokphand Indonesia, Medan, menjelaskan Rajawali Group bisa mengekspansi di bidang budidaya, pengeringan jagung.


"Sumbar merupakan lumbung ayam peternak, dan ayam petelur dan Rajawali masuk dalam bisnis ini, "ujar Bambang.


Saat Sumbar masih devisit jagung dan terpaksa didatangkan dari Palembang, Lampung,sebagian dari Bengkulu Utara.


Sumbar saat ini sangat perlu bergendeng tangan dengan pihak swasta, pemerintah daerah untuk pengembangan jagung. 


Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharulla menjelaskan, Rajawali merupakan salah satu perusahaan yang mempunyai empat mitra yang patut kita ajungkan jempol yang telah memproduksi hasil pertanian yang ada di Sumbar.


"Ke depannya agar bisa perluasaan areal-areal tanaman jagung, meningkatkan pruduksi yang biasa 6-7ton/hektare, supaya melebih kapasitas daerah lain yang mencapai 12 ton/hektar, "kata gubernur.


Untuk meningkatkan kapasitas tersebut harus diperlukan bibit unggul, serta cara penanaman agar produksi jagung bisa meningkat bisa menguntungkan bagi para petani.


Dikatakan, Sumbar mempunyai 16 juta/tahun ayam petelur, 50 juta/tahun ayam potong. Saat ini kebutuhan jagung di Sumbar masih memasok dari luar Sumbar.


"Harapan kita harus meningkat lahan pertanian, karena 57% rakyat Sumbar bergerak di bidang pertanian. Ke depannya akan menganggarkan 10% anggaran akan dialokasikan untuk pertanian, "ujar Gubernur.


"Kita mengembangkan peternakan unggas sejak era 70an. Saat ini Sumbar salah satu penyuplai daging, serta telur ke daerah tetangga. Bibit ayam bagus serta makan ternak ayam tersedia, "kata Kepala Peternakan Sumatra Barat, Erinaldi.


Dengan usia yang ke-26 Rajawali yang bergerak di bidang perunggasan, sehingga mampu mendorong perternak unggas kita serta bisa mensuplay di wilayah Sumatra bagian tengah.


Harapannya bagaimana petani milinial yang ada di Sumbar bisa tampil dengan cara dari dari segi desain. Pemikiran serta anilisis data lebih mantap, sehingga bisa menjadi lumbung pangan di Sumatra bagian tengah. (yos)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update