Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Permintaan Pakan Ternak Meningkat, CV Rajawali Feed Launching Minang Agro Perdana

Senin, 10 Januari 2022 | 05:43 WIB Last Updated 2022-01-10T00:56:04Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi hadiri launching Minang Agro Perdana.


Padang, Rakyatterkini.com - Banyaknya permintaan pakan ternak terutama pakan ternak jagung, di malam parnert gathering event rajawali group 2022, CV Rajawali Feed Centre melaunching Minang Agro Perdana.


Minang Agro Perdana merupakan anak perusahaan dari CV Rajawali Feed Centre yang diresmikan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Sabtu (8/1/22) malam.


Perusahaan tersebut akan memproduksi pakan ternak jagung yang akan dipasarkan, baik di wilayah Sumbar maupun di luar Sumbar.


"Kita menyampaikan kepada pemerintah bagaimana bisa mandiri dalam produksi jagung karena produksi jagung diambil dari Lampung, Bengkulu dan Gorontalo, "ujar manager Minang Agro Perdana, Khairul Ihsan 


Kegiatan itu dihadiri Bambang Sutrasno, PT. Charoen Phokphand Indonesia, Medan. Pada 2023 pabrik tersebut akan beroperasi di Sumbar, perusahaan tersebut membutuhkan 15.000 ton jagung agar bisa memproduksi jagung untuk pakan ternak.


Dikatakan, saat ini Sumbar memerlukan 6.000 hektare lahan untuk tanaman jagung. Sekarang ini daya panen Sumbar rendah sekali, saat sekarang hanya bisa panen 4,2 ton/hektare itu  pun bisa panen 120hari/panen.


Permasalahan saat ini minimnya hasil panen dikarenakan dari pupuk subsidi yang kurang bagus, serta tidak adanya mesin pengering jagung, ujar Khairul.


"Daerah lain bisa produksi 8-10 ton sekali panen. Kita mendukung pemerintah untuk mendirikan pabrik pengering jagung di wilayah Pasaman dan Pesisir Selatan. Sekarang ini kita telah jalin kerjasama di daerah Labuhan, Pesisir Selatan serta di Pasaman, "terang Khairul Ihsan.


Harapannya kita targetkan mempunyai lahan 500 hektare, agar bisa ditanami jagung, serta pemerintah Sumbar bagaimana bisa berfokus di pengolahan jagung di saat ini. (yos)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update