Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Dugaan Pembalakan Liar, Lagi Kodim 0311/Pessel Amankan 10 Kubik Kayu

Sabtu, 29 Januari 2022 | 23:28 WIB Last Updated 2022-01-31T01:19:15Z

Inilah lokasi diduga pembalakan liar. 

Pesisir Selatan, Rakyatterkini.com - Kembali Intel Kodim 0311/Pessel amankan 10 kubik kayu tak bertuan di kawasan Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (29/1/2022).


Informasi dihimpun mengemukakan, gerak cepat aparat loreng ini setelah adanya kabar dari masyarakat. Mereka resah dengan praktik ilegal loging selama ini. Guna mencermati informasi tersebut, akhirnya Tim Unit Intel Kodim 0311/Pessel, turun, dan ternyata benar saja.


Buktinya pada Jumat (28/1/2022) lalu, di Sungai Air Talang, Nagari Taratak, Kecamatan Koto XI Tarusan, sedikitnya 3 kubik kayu berhasil diamankan dari lokasi.


Kini, aparat kembali ke lokasi. Kali ini, untuk menuju lokasi tim unit harus berjalan kaki sejauh hampir 1 kilometer. Malah, harus menyeberangi sungai agar sampai di lokasi diduga adanya pembalakan kayu.


Berdasarkan pantuan di lapangan, ada tiga titik terdapat tumpukan kayu siap olah dengan berbagai ukuran. Diduga sengaja ditinggal oknum pemilik kayu di pinggir aliran Sungai Air Talang, Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. 


Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya  menuturkan, aktivitas tersebut sudah berjalan sekitar lima bulan lalu. 


"Saya asli dari Padang, sedangkan istri saya orang sini. Jadi, saya tidak  tahu pasti siapa pemilik kayu itu. Kalau kayu ini kata orang untuk membuat kapal canggih dan kapal bagan," terangnya. 


Dari petunjuk awal itulah, Tim Unit Intel Kodim 0311/ Pessel melanjutkan penelusuran ke lokasi. Namun, belum sempat menyeberangi sungai, anggota melihat salah seorang oknum warga sedang ke luar dengan menarik dua buah papan kayu. 


Lantaran takut melihat anggota yang hendak menghampirinya, oknum warga pun kabur, dengan meninggalkan barang bukti di lokasi. Tidak sampai di situ tim menelusuri dimana lokasi pembuatan kapal canggih dan kapal bagan. 


Ternyata, tidak jauh dari Kantor Walinagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, didapatkan beberapa buah kapal canggih dan kapal bagan sedang dalam penyempurnaan dan pengerjaan. Berada di hulu Sungai Air Talang, Nagari Mandeh.


Di lokasi pertama didapatkan dua buah kapal, beserta beberapa kubik kayu berada di atas kapal. Menggunakan perahu rakit milik warga setempat, anggota menyeberangi hulu sungai dimana informasi terdapat beberapa buah kapal. 


Tidak sia-sia, kembali didapatkan 5 buah kapal bagan sedang dalam pengerjaan, dan 2 buah dalam penyempurnaan. Namun, tidak ada satupun pekerja ataupun perakit kapal berada di lokasi. Total ada kurang lebih 10 kubik kayu dihari kedua yang didapatkan.


Dipimpin langsung Danramil 07 Kapten. Arh. S. Harahap bersama Tim Unit Intel Kodim 0311/ Pessel, turun menindak lanjuti informasi warga yang resah adanya dugaan ilegal logging di daerah tersebut.


Dandim 0311/ Pessel Letkol Inf. Moch Suherli menegaskan,  barang bukti kayu diduga hasil ilegal loging sebagaian telah diamankan di Makodim 0311/ Pessel. Sedangkan barang bukti lainnya masih berada di lokasi.


"Untuk proses selanjutnya akan diserahkan pada pihak terkait, yaitu TNKS. Kita akan kawal prosesnya," tegas Suherli.  (baron)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update