Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Drainase Tidak ada, Banjir dan Longsor Kerap Terjadi

Senin, 24 Januari 2022 | 08:36 WIB Last Updated 2022-01-24T01:36:42Z

Warga berusaha membersihkan dahan kayu akibat longsor.


Painan, Rakyatterkini.com - Air dan material lumpur mengenangi dan menimpa jalan provinsi, persisnya di Nagari Gantiang Mudiak Selatan Ampalu, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan.


Hingga hari ini, material longsor yang menimpa badan jalan itu, tidak juga dibersihkan instansi terkait. Sudah beberapa orang pengendara motor terjatuh di sana, karena disebabkan kerikil dan pasir berserakan di jalan.


Jalan yang ditimpa material longsor itu, juga berdekatan dengan SMPN 3 Sutera, dan kantor Wali Nagari Gantiang Mudiak Selatan.


"Sampai saat ini material lonsor tidak dibuang dan dibersikan. Tanah bukit menimpa badan jalan, ketika hari hujan jalan jadi licin, dan sering pengendara motor jatuh di sana, "ujar Udin.


Masyarakat berharap kepada instansi terkait untuk membuang material lonsor yang menutupi badan jalan tersebut.


Selain itu, jalan yang baru diperbaiki itu juga tidak dilengkapi drainase dan saluran gorong-gorong yang memadai. Ini menyebabkan setiap musim hujan, air beserta material lumpur dari perbukitan di sisi timur turun dan memenuhi beberapa titik badan jalan.


"Jalan itu tidak ada drainase dan gorong-gorongnya, ”ujar Wali Nagari Gantiang Mudiak Selatan Ampalu, Sawal.


Sebelum jalan ini diperbarui, jarang sekali diluapi air ketika hujan turun. Sebab, meski badan jalan hanya satu jalur tetapi tidak pernah dilupain air


"Dulu tidak ada seperti ini. Air tidak sempat meluap ke badan jalan, "ujar Sawal.


Diceritakan, sebelumnya ia sudah menyarankan pada pelaksana proyek untuk dibuatkan drainase, tapi pihak kontraktor mengatakan dananya tidak mencukupi. (baron)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update