Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 3 Juni 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.828 45 101.434 2.349
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Diskusi dengan Peternak Lele Mandiri Sawahlunto, Ini Kata Deri Asta

Minggu, 23 Januari 2022 | 06:00 WIB Last Updated 2022-01-23T01:10:42Z

Wako Deri Asta, didampingi Sekdako, Ambun Kadri, dan GM.PT.BA - UPO, Yulfaizon (Ris1/Rakyatterkini.com)


Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Sektor pertanian, peternakan dan perikanan, merupakan soko guru bagi peningkatan ekonomi kerakyatan masyarakat Sawahlunto. 


Berbagai program ekonomi kerakyatan telah digulirkan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto, memberikan bantuan bibit tanaman pertanian, tanaman buah, bibit peternakan dan unggas serta bibit perikanan.


"Semua ini kita lakukan sebagai stimulus bagi masyarakat guna meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat pedesaan." ujar Walikota Sawahlunto, Deri Asta di hadapan Komunitas Peternak Ikan Lele Mandiri Sawahlunto, Sabtu 22/1/2022 di Sumpahan, Desa Kubang Utara Sikabu, Kecamatan Lembah Segar, Sawahlunto.


Selama pandemi covid-19 ini, lanjutnya hanya sektor pertanian, peternakan dan perikanan ini yang tidak terdampak, bahkan menunjukan grafik pertumbuhan yang cukup baik.


Pemko melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) akan mensuport secara maksimal, semangat dan usaha masyarakat ini.


"Saya instruksikan DKP3 untuk mendampingi dan memberikan bimbingan peternak mandiri ini, kalau kita tidak punya tenaga ahlinya, datangkan dari luar, dari provinsi atau dari pusat sekalian sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat," tegasnya.


Ketua kelompok peternak ikan mandiri ini, Hasjoni. Sy, memaparkan, awalnya kegiatan ini hanyalah sebuah kelompok kecil yang terdiri dari beberapa orang peternak ikan lele namun kini sudah berkembang dan terbentuk di empat kecamatan yang ada di Sawahlunto, yang anggotanya sebanyak 50 orang.


“Kini tidak hanya lele, tapi aktifitas kelompok yang telah berbentuk komunitas ini sudah berkembang ke bidang budidaya ikan Nila dan rencananya akan merambah ke budidaya ikan Patin”, papar Hasjoni.


Dengan bergabungnya rekan-rekan peternak ikan dari Desa Kubang, anggota Komunitas ini sudah berjumlah 50 orang dan untuk itu tentunya kami sangat membutuhkan bantuan, arahan dan pendampingan dari Pemko, tutur pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD kota Sawahlunto tersebut.


Menanggapi apa yang disampaikan Hasjoni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan (DKP3) Heni Purwaningsih , sangat mengapresiasi dan akan selalu mendukung serta memfasilitasi agar kegiatan ekonomi kerakyatan ini dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal.


"Insya Allah awal Februari ini kita akan lakukan pelatihan dan bimbingan tekhnis pada Kelompok Ternak IKan Lele ini. Sebelumnya kita juga sudah melakukan pelatihan bagi peternak unggas pedaging dan petelor. Dan kami berharap kembali suport dari PT.Bukit Asam.".


 Menyikapi harapan dan paparan Pemko, Kelompok Peternak Lelel Mandiri,  GM. PT.Bukit Asam -UPO, Yulfaizon menyatakan pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan ekonomi kerakyatan termasuk peternakan dan perikanan sesuai program yang ada pada perusahaan yang dipimpinnya.


“Silahkan ajukan, nanti kita teruskan ke kantor pusat. Walaupun untuk saat ini kita belum lagi melakukan aktifitas penambangan tapi pihak perusahaan tetap menggulirkan berbagai program untuk masyarakat kota Sawahlunto, ”katanya.


Carilah narasumber yang berkompeten dalam memberikan pelatihan budidaya ikan ini. Begitu juga untuk pengembangan budidaya ikan patin, InsyaAlah, akan kita fasilitasi termasuk rencana kunjungan dalam rangka studi tiru ke Bangkinang yang telah sukses dalam budidaya ikan patin ini, ”pungkas Yulfaizon. (Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update