Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Lantik 28 Walinagari, Satu dari III Koto Aurmalintang Utara

Senin, 13 Desember 2021 | 17:43 WIB Last Updated 2021-12-13T10:43:34Z

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur lantik 28 walinagari hasil pilwana serentak 31 Oktober 2021.

Parit Malintang, Rakyatterkini.com – Sebanyak 28 walinagari terpilih hasil Pilwana serentak pada 31 Oktober 2021 lalu, dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, Senin 13 Desember 2021.


Satu dari 28 Walinagari yang dilantik itu adalah, Walinagari III Koto Aurmalintang Utara (Simpang Padang Laring), yakni Amri Besman. Pelantikan dan pengambilan sumpahnya disaksikan Forkompimda.


Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengatakan walinagari yang dilantik agar segera bekerja sesuai dengan program kerja yang telah disusun, dan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan dan perbaikan birokrasi tingkat nagari.


Dikatakan, jumlah nagari yang melakukan Pilwana Serentak 2021 ini sebanyak 29 nagari pada 14 kecamatan, namun yang dilantik sebanyak 28 walinagari. Satu wali nagari, yaitu Nagari Sunur masa jabatannya masih ada sampai 22 Desember 2021, sehingga wali nagari Sunur terpilih masa jabatan 2021-2027 akan dilantik khusus, setelah berakhirnya masa jabatan wali nagari sebelumnya, sebut Suhatri Bur.


Kepada walinagari yang baru dilantik, agar segera mempersiapkan dokumen perencanaan nagari, sesuai jadwal yaitu RPJM Nagari paling lambat akhir Maret 2022 (tiga bulan setelah pelantikan).

 

Terkait dengan penyusunan dokumen RPJM nagari, hal yang harus menjadi perhatian, yakninya keseimbangan antara kegiatan pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan fisik.


Pengembangan ekonomi produktif melalui penetapan dan pengembangan produk unggulan nagari, pembentukan Bumnag dan pengembangan usaha bumnag untuk mendukung pengembangan produk unggulan nagari.


Kegiatan produktif yang berdampak pada peningkatan pendapatan asli nagari, yang dalam jangka panjang berdampak pada kemandirian nagari dalam sektor keuangan, serta optimalisasi semua potensi. 


Kepada istri wali nagari, sebagai pendamping, perannya sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab wali nagari. Tinta emas sejarah telah mencatat, bahwa dibalik keberhasilan pemimpin besar ada perempuan-perempuan tangguh yang menyokong dan menompang keberhasilan pemimpin tersebut. (sgr)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update