Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Seminggu Menjabat Kapolsek, Kompol Faidir Chaniago Sikat Geng Motor

Senin, 22 November 2021 | 09:16 WIB Last Updated 2021-11-22T02:16:42Z

Kompol Faidir Chaniago, saat interogasi kedua terduga pelaku.


Medan, Rakyatterkini.com  -  Baru Seminggu menjabat Kapolsek di Patumbak, Kompol Faidir Chaniago, sikat komplotan terduga geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat, Minggu dinihari.


Pelaku yang diamankan, RS (18) warga Jalan Pertahanan Pasar IV Gang Saudara Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, dan AP (18) warga Jl Sei Blumei Dalu X A Dagang Rambe, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.


Kedua pelaku diamankan Polsek Patumbak di jalan Balai Desa Psr XII Marindal II tepatnya di lapangan bola kaki.


Dari tangan terduga komplotan geng motor ini petugas mengamankan benda tajam terbuat dari besi ujungnya runcing bergagang besi panjang sekitar 30 cm/besi bekas gunting rumput.


Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago, membenarkan penangkapan terduga geng motor. Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya keributan di lapangan bola pasar XII Desa Marindal II antar kelompok anak anak yang menggunakan senjata tajam pada Sabtu (20/11/2021).


"Berdasarkan informasi tersebut, tem Reskrim Anti Bandit Polsek Patumbak dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ridwan, bersama Panit Iptu Harles Gultom dan Ipda Yusuf Sidabutar langsung meluncur ke TKP.


Sesampainya di lokasi petugas menemukan keributan dan berhasil meringkus dua terduga pelaku kelompok geng motor dan membawa ke Mapolsek.


Keterangan dari dua pelaku, dirinya pada saat mengendarai sepeda motor bersama dengan AP, saat melintas di jalan dekat lapangan bola kaki dipanggil oleh seorang laki laki bernama W. 


Kemudian W mengatakan telah dipukul menggunakan stik bisbol oleh kelompok orang. RS mendatangi lokasi dan W menyerahkan benda tajam berupa parang, dengan alasan jaga diri, sebab pelaku membawa kayu broti dan besi.


Mereka menjumpai terduga pelaku yang sedang kumpul-kumpul di lapangan bola dan terjadi keributan. Petugas pun datang dan mengamankan RS dan temannya, karena membawa senjata tajam. (hrp)




×
Berita Terbaru Update