Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Jual Belikan Satwa Dilindungi, Satreskrim Polres Bukittinggi Amankan Pelaku

Rabu, 06 Oktober 2021 | 21:43 WIB Last Updated 2021-10-06T14:44:16Z
Petugas amankan burung yang dilindungi.


Bukittinggi, Rakyatterkini.com  -  Tim Opsnal Kerambit Reskrim Polres Bukittinggi berhasil mengamankan satu orang sebagai diduga pelaku tindak pidana dengan sengaja memperniagakan satwa yang dilindungi.


Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, melalui Kasat Reskrim AKP Allan Budi Kusumah Latinusa, menjelaskan pelaku berinisial F (49). 


Ia ditangkap di Parabek, Nagari Ladang Laweh, Kec. Banuhampu, Kab. Agam Sumatera Barat, pada Selasa 5 Oktober 2021 malam.


Kasat Reskrim, Allan memaparkan kronologis penangkapan pelaku F, berawal dari Tim Opsnal Kerambit Polres Bukittinggi melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi dari masyarakat, ada seseorang melakukan jual beli satwa jenis burung yang dilindungi.


Setelah mendapat informasi tersebut, tim opsnal langsung mendatangi rumah dari pelaku F di Parabek Kenagarian Ladang Laweh, Banuhampu Kab. Agam. Sesampai di TKP, ditemukan ratusan ekor burung berbagai jenis. 


Menurut AKP Allan, burung yang ditemukan di rumah F tersebut adalah berupa 583 ekor satwa yang dilindungi jenis burung. 


Diantaranya, 3 ekor Cucak Kuricang, 2 ekor Brinyi Kelabu, 14 ekor Cucak Sayap Hijau, 9 ekor Sunda Bulbul Sumatera, 500 ekor Pleci, 16 ekor Poksai, 14 ekor Kucica Kampung, 8 ekor Cucak Gunung, 12 ekor Madu Srikandi, dan 5 ekor Murai Besi. "Seluruhnya kita bawa ke Polres Bukittinggi sebagai bukti," ujarnya. 


Untuk saat ini, pelaku F sedang dilakukan pemeriksaan, dan sedang dilakukan identifikasi oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bukittinggi.


Dari hasil indentifikasi pihak BKSDA, terdapat 4 satwa dilindungi jenis burung (Unggas), yakni Pleci dengan nama latin Zosterops, Poksai Sumatera nama latin  Garrulax bicolor, Cicau Daun Sayap Biru Sumatera (Chloropsis moluccensis), burung madu leher-merah/jantingan (Anthreptes rhodolaemus) burung madu leher-merah.


Pelaku bisa dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a UU Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. (mat)




×
Berita Terbaru Update