Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Dana Pokir, Masril Bangun 10 Unit RLH di Muaro Kalaban

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:01 WIB Last Updated 2021-10-13T03:01:22Z
Masril bersama Walikota Deri Asta. (Riswan Idris/Rakyatterkini.com)


Sawahlunto Rakyatterkini.com - Masyarakat dengan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus dikurangi Pemko Sawahlunto dengan memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD. 


Itu dikatakan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Sawahlunto, Adrius Putra, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi warga tidak mampu di Dusun Sawah Taratak Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Senin 11 Oktober 2021.


Adrius Putra, melaporkan pada 2021 ini sebanyak 97 unit rumah yang mendapatkan program BSPS ini terdiri atas 68 unit dari DAK dan 24 unit dari APBD. 


"Kemudian yang bersumber dari APBD ini tambahannya yakni khusus akibat bencana, ini sebanyak 5 unit," kata Adrius Putra.


Dijelaskan, sejumlah 36 unit di Kecamatan Talawi, 42 unit di Kecamatan Barangin, 7 unit di Kecamatan Lembah Segar dan 12 unit di Kecamatan Silungkang. 


Sementara itu Masril Dt Rangkayo Nangadang, anggota DPRD mengharapkan  agar lebih sempurna proses pembangunan rumah tersebut, sangat diperlukan urun tangan dari pihak lainnya dalam membantu. Antara lain untuk menambah material dan membantu pekerjaan pembangunan/peningkatan kualitas rumah itu. 


Untuk Desa Muaro Kalaban ini mendapatkan 12 unit pembangunan rumah layak huni, yang berasal dari Pokir Anggota DPRD Sawahlunto Dapil 3 Silungkang dan Lembah Segar, Masril (PKPI) sebanyak 10 unit dan Elfira Rita Dewi (Golkar), Ronald Kardinal (Nasdem) masing-masing 1 unit rumah. 


Walikota Sawahlunto Deri Asta, menyampaikan secara bertahap Pemko Sawahlunto berkomitmen dalam mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni agar masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam berdomisili. BSPS ini menjadi langkah yang dilaksanakan Pemko dalam hal itu. (Ris1)




×
Berita Terbaru Update