Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Komisi VIII DPR RI Tinjau Persiapan Kuliah Tatap Muka

Rabu, 08 September 2021 | 20:35 WIB Last Updated 2021-09-08T13:35:55Z
Kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI.


Padang, Rakyatterkini.com - Komisi VIII DPR RI menilai terlalu lama melaksanakan perkuliahan secara daring, akan berefek buruk terhadap kualitas dan karakter mahasiswa. 


"Kita sudah lihat hampir dua tahun pandemi Covid-19, pendidikan menjadi salah satu sektor yang terimbas, harus melaksanakan pembelajaran daring sehingga tidak optimal. Jika terus dibiarkan akan terjadi lost generation," kata Ketua Komis VIII DPR RI Yandri Susanto saat melaksanakan kunjungan kerja meninjau UIN Imam Bonjol Padang, Rabu 8 September 2021.


Menurutnya harus ada lompatan kebijakan yang dilakukan agar ancaman lost generation itu tidak terjadi. Lompatan itu adalah keberanian melaksanakan perkuliahan tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.


"Ada fasilitas yang harus disediakan dan diawasi oleh pihak kampus," ujarnya.


Kedatangan Komisi VIII juga sekalian meninjau program SBSN yang digelontorkan bagi pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol di Sungai Bangek Padang.


Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut kedatangan anggota Komis VIII DPR RI yang telah memberikan perhatian khusus bagi daerah itu terutama dalam menunjang sektor pendidikan yang merupakan basis dari masa depan bangsa.


Gubernur mengatakan kampus tersebut juga mendorong terciptanya enterpreneur muda dimulai dari bangku kuliah yang sejalan dengan program Pemprov Sumbar untuk menciptakan 100 ribu enterpreneur.


Rektor UIN Imam Bonjol, Prof Dr Martin Kustati mengatakan kampus yang dipimpinnya terdiri dari tujuh fakultas, tiga bangunan kampus dan 14 ribu mahasiswa.


Terkait kampus III UIN Imam Bonjol yang mendapatkan bantuan program SBSN, pembangunan fisik sudah mencapai 95 persen, tinggal finishing pada beberapa titik. (adpim)




×
Berita Terbaru Update