Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kebun Kurma akan Dibangun di Riau

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 09:19 WIB Last Updated 2021-08-14T02:19:53Z
Investor Arab Saudi saat bertemu dengan Ketum DPP Santri Tani NU.


Pekanbaru, Rakyatterkini.com - Ketua Umum DPP Santri Tani NU, Tengku Rusli Ahmad Jumat 13 Agustus 2021 bertemu dengan Syaikh Shaleh Abdullah Al Rajhi.


Penasihat Kerajaan Arab Saudi itu, mewakili institusi pendonor dan investor beserta Andi Jamaro Dulung, Komisaris Utama PT. Global Investasi Negara Timur Tengah. Pembicaraan di ruang VIP Lancang Kuning Simpang Tiga.


Pertemuan tersebut dalam rangka menjalin hubungan kerjasama bersama DPP Santri Tani Indonesia dalam pendanaan untuk beberapa program pembangunan, peternakan onta dan penanaman ribuan hektare kebun kurma.


Bantuan kerjasama pendanaan tersebut berupa pembangunan fasilitas Keagamaan Islamic Centre, masjid terapung serta di bidang pariwisata perkebunan kurma dan peternakan onta.


Ketua Umun DPP Santri Tani NU Tengku Rusli Ahmad mengatakan, pertemuan dengan Syaikh Saleh Abdullah Al Rajhi, penasihat Kerajaan Arab Saudi adalah untuk menjalin hubungan kerjasama.


"Kerjasama dalam pembangunan islamic centre, masjid terapung dan pariwisata yang akan kita arahkan ke Dumai, dan untuk peternakan onta serta ribuan hektare perkebunan kurma akan kita arahkan di Pekanbaru dan Kampar," ucap Tengku Rusli Ahmad.


"Insya Allah minggu depan, saya akan berangkat ke Jakarta untuk melakukan pematangan kerjasama tersebut dan melakukan MoU dengan pihak investor dari Arab Saudi tersebut."


Menurut Syeikh Shaleh Abdullah Al Rajhi, beliau dahulu lahir di bawah pohon kurma dan sekarang beliau beserta keluarganya sudah 30 tahun lebih mengurusi 1.000 haktare lebih kebun kurma milik mereka di negeri Arab dan beliau sudah sangat memahami tentang penanaman dan perawatan kurma," lanjut Tengku Rusli Ahmad.


Ini merupakan suatu terobosan dan harapan besar bagi Santri Tani Nahdatul Ulama untuk belajar dan melakukan kerjasama. (*/lk)




×
Berita Terbaru Update