Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Sumbar Dukung Nagari Tageh Bidang Hukum

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:17 WIB Last Updated 2021-08-02T10:17:50Z
Gubernur Sumbar dukung nagari tageh bidang hukum.

Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mendukung penuh program Nagari Tageh di bidang hukum.


"Salah satu berkah reformasi di Sumbar adalah gerakan kembali ke nagari. Artinya banyak permasalahan yang bisa diselesaikan di tingkat nagari. Dengan negeri tageh bidang hukum ini maka permasalahan hukum juga bisa diselesaikan di tingkat nagari," katanya saat penandatangan Keputusan Bersama tentang Sinergitas mewujudkan Nagari Tageh Bidang Hukum dan Pelatihan Nagari Tageh Bidang Hukum di Mapolda Sumbar, Senin 2 Agustus 2021.


Gubernur mengatakan nagari merupakan tempat untuk menempa tokoh-tokoh Minang sebelum berangkat ke perantauan. Kemampuan untuk bermusyawarah, mengeluarkan pendapat, berdiskusi bahkan hingga beradu argumentasi dipelajari di tingkat nagari.


Program yang diinisiasi oleh Polda Sumbar akan memberikan ilmu dan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat di nagari tentang bidang hukum.


Dia berharap program itu akan bisa memberikan penguatan di tingkat nagari sehingga bisa pula peningkatan kesadaran hukum tidak hanya bagi perangkat nagari tetapi masyarakat secara umum.


Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan program Nagari Tageh adalah kelanjutan dari Kampung Tangguh Nusantara.


Dengan program itu diharapkan nagari atau kampung tidak hanya tangguh di bidang sosial ekonomi kesehatan dan pendidikan tetapi juga tangguh di bidang hukum.


Kapolda menyebutkan kebijakan itu sesuai pula dengan kondisi perbandingan banyaknya laporan hukum yang masuk dengan jumlah tenaga penyidik yang tersedia.


Banyaknya laporan yang masuk membuat proses untuk penyelidikan dan penyidikan menjadi lebih lama karena jumlah penyidik tidak memadai. 


Dengan konsep Nagari Tageh di bidang hukum maka persoalan hukum bisa diselesaikan terlebih dahulu oleh perangkat yang ada di nagari, sehingga bisa menjadi filter untuk laporan hukum sebelum masuk ke kepolisian. (adpim)




×
Berita Terbaru Update