Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sistem Pendidikan SMP dan SMA Harus Sinkron

Jumat, 30 Juli 2021 | 20:55 WIB Last Updated 2021-07-30T13:55:03Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi hadiri kompetensi enterpreneur kepala sekolah di SMK Negeri 1 Tanjung Raya.

Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan sistem pendidikan harus sinkron mulai dari pendidikan dasar, SMP hingga SMA sederajat agar kualitas lulusan memiliki daya saing.


"Secara kewenangan pendidikan dasar dan SMP berada di tingkat kabupaten atau kota sementara tingkat SMA sederajat berada di provinsi. Namun secara sistem tidak boleh ada yang terputus. Harus sinkron," katanya saat menghadiri peningkatan kompetensi enterpreneur kepala sekolah di SMK Negeri 1 Tanjung Raya, Jumat 30 Juli 2021.


Dia mengatakan potensi siswa harus sudah terpetakan sejak SMP sehingga ketika melanjutkan ke tingkat SMA sederajat jelas orientasi yang akan dituju.


Nilai siswa di SMP bisa menjadi salah satu indikator dalam menentukan kemana dia akan melanjutkan sekolah. Selain itu ada indikator-indikator lain yang mungkin bisa menjadi pertimbangan.


Dengan orientasi yang jelas itu maka akan lebih mudah untuk memberikan dorongan agar bisa memiliki kapasitas yang baik di bidangnya.


Gubernur mengatakan peran kepala sekolah sangat vital dalam mensukseskan sistem pendidikan tersebut. Kepala SMA yang orientasi siswanya adalah perguruan tinggi harus memiliki kapasitas untuk bisa mengirimkan sebanyak mungkin lulusannya ke perguruan tinggi ternama di Indonesia maupun di luar negeri.


Demikian juga dengan kepala SMK yang orientasi siswanya adalah dunia kerja harus pula punya kapasitas dan koneksi dengan perusahaan-perusahaan yang akan bisa membantu meningkatkan kualitas lulusannya sehingga bisa secepatnya diterima di dunia kerja.


Sementara Pemprov Sumbar sudah menyiapkan sejumlah skema untuk memberikan ruang bagi lulusan SMA dan SMK untuk bisa meraih sukses sesuai bidang masing-masing.


Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Adib Alfikri mengatakan peningkatan kompetensi kepala sekolah penting dilakukan untuk bisa mencapai tujuan pendidikan sesuai visi misi gubernur.


Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah, ada lima kompetensi kepala sekolah yang harus terus ditingkatkan.


Lima kompetensi itu adalah Kepribadian, Manajerial, Kewirausahaan, Supervisi, dan Sosial. Kelimanya saling terkait dalam manajemen berbasis sekolah dan memerlukan partisipasi masyarakat.


Anggota DPRD Sumbar Rinaldi mengatakan legislatif mendukung penuh upaya yang dilakukan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk menciptakan SDM yang berdaya saing tersebut. (adpim)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update