Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

BAZNAS Kembali Serahkan Bantuan RTLH di Ulakan Tapakih

Sabtu, 03 Juli 2021 | 14:36 WIB Last Updated 2021-07-03T07:36:25Z
BAZNAS kembali serahkan bantuan RTLH di Kecamatan Ulakan Tapakih.


Ulakan, Rakyatterkini.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Padang Pariaman berkomitmen untuk melayani muzaki dan mengayomi mustahik dengan motto "Melayani dengan Cepat dan Tepat". 


Ketepatan mustahik yang menerima akan membuat muzaki percaya untuk membayarkan zakatnya ke Baznas Padang Pariaman. 


Semua mustahik penerima, sudah melewati proses verifikasi lapangan dan konfirmasi kepada wali nagari dan UPZ nagari. 


Timban (65) Warga Korong Sikabu Hilir, Nagari Sungai Gimba Ulakan,  Jumat (2/7) lalu,  menerima bantuan RTLH dari program Baznas senilai Rp12,5 juta.


Ibu tiga anak itu, sangat bersyukur dan terharu mendapat bantuan itu yang diserahkan oleh Ketua BAZNAS Padang Pariaman Dr. Rahmat Tk. Sulaiman.


Atas nama masyarakat Sungai Gimba, Wali Nagari Irman Tiardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada BAZNAS, karena telah menunjukkan kepedulian terhadap warganya yang kurang mampu dan memiliki rumah yang tidak layak huni. 


"In Syaa Allah, dengan adanya bantuan ini kami bersama pihak kecamatan dan babinsa akan bergotong royong untuk menyelesaikan pembangunan rumah ini. Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan termasuk juga yang di rantau. Kita dapat mempercepat pembangunannya, "katanya bersemangat.


Ketua BAZNAS Padang Pariaman Rahmat Tk. Sulaiman mengatakan, dalam penyaluran zakat kepada mustahik, disaksikan oleh banyak orang, sehingga bisa dipastikan, yang menerima benar-benar yang berhak.


Pada kesempatan tersebut, Rahmat yang juga pengasuh pondok pesantren Bustanul Yaqin Punggung Kasik Lubuk Alung menyosialisasikan program inovatif BAZNAS, yaitu 1 RTLH - 20 muzaki. 


Program yang mengajak muzaki yang ada di nagari minimal sebanyak 20 orang untuk bersama-sama membantu mustahik yang tinggal di rumah tidak layak huni.


Menurutnya, jika masing-masing muzaki berzakat Rp1 juta, maka akan terhimpun dana zakat sebesar Rp20 juta untuk membantu membangunkan satu rumah mustahik. 


Maka Ketua UPZ Nagari bersama Wali Nagari mengidentifikasi satu buah rumah yang benar-benar tidak layak huni untuk dibantu. Ketua UPZ Nagari membuat flyer dengan menampilkan identitas Mustahik disertakan dengan foto rumahnya. 


Kemudian cantumkan nomor rekening UPZ Nagari serta nomor kontak personnya. Maka selanjutnya dishare di berbagai medsos, termasuk WAG Nagari dan perantau. 


Jika terlaksana dengan baik. Maka dalam satu tahun sebanyak 103 rumah akan terbantu, ditambah melalui bantuan BAZNAS Padang Pariaman sebanyak 40 buah rumah. Maka akan terhimpun juga dana zakat melalui muzaki non ASN lebih dari Rp2 miliar.


BAZNAS Padang Pariaman selalu membuka diri untuk bersinergi dengan semua pihak dalam hal pengumpulan dan pendistribusian zakat. 


Kabag Kesra Setda Kabupaten Padang Pariaman Azwarman menyebutkan dalam pelaksanaan program bantuan ini, diterapkan dengan pendekatan kolaborasi dan partisipasi. 


Artinya BAZNAS menginginkan tidak sebatas memberikan bantuan untuk membangun rumah mustahik, tapi juga membangun nilai dan peradaban yaitu menumbuhkan kembali semangat kepedulian, kegotongroyongan, semangat badoncek dan sato sakaki. (sgr)




×
Berita Terbaru Update