Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Stafsus Presiden Angkie Yudistia Gelar Diskusi Bahas Kebangkitan UMKM

Sabtu, 05 Juni 2021 | 19:36 WIB Last Updated 2021-06-05T12:36:50Z
Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia.

Yogyakarta, Rakyatterkini.com - Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) bertajuk 'UMKM Disabilitas Masa Depan Berbasis Ekonomi Kreatif dan Adaptif di Masa Pandemi Covid-19', di Jogja National Museum, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu 5 Juni 2021.


Focus Group Discussion (FGD) ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk merangkul para penyandang disabilitas, utamanya para pelaku UMKM yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. 


Hadir dalam diskusi 25 orang penyandang disabilitas yang juga merupakan pelaku UMKM yang berasal dari berbagai daerah di DIY serta Klaten dan Magelang.


“Hari ini kita melakukan FGD, karena kita mau ekonomi bangkit melalui UMKM. Kita butuh banget masukan dari teman-teman penyandang disabilitas untuk dapat kita tampung dan disampaikan kepada pemerintah, baik pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat,” ujar Angkie.


Sebagai Stafsus Presiden, imbuh Angkie, dirinya bertugas untuk mendorong sinergi dalam mengimplementasikan kebijakan yang telah diambil pemerintah, terutama terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas.


Angkie mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah mengesahkan tujuh peraturan pemerintah (PP) dan dua peraturan presiden (perpres) sebagai peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.


Namun Angkie menekankan, hal ini bukan berarti para penyandang disabilitas dipandang sebagai charity tapi sebagai human right yang mendapatkan kesempatan secara inklusif. 


Ditambahkannya, Presiden Jokowi telah memberikan arahan agar pada tahun 2021 ini semua kebijakan-kebijakan tersebut dapat diimplementasikan dengan tepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para penyandang disabilitas.


Lebih lanjut, Angkie menyampaikan penilaiannya bahwa para penyandang disabilitas pelaku UMKM yang hadir dalam DKT memiliki skills vokasi dan produksi yang luar biasa. Hal ini terlihat dari produk-produk yang telah ditampilkan. Namun, Angkie tidak memungkiri masih terdapat berbagai hal yang perlu ditingkatkan oleh para pelaku UMKM ini.


Selain Angkie Yudistia, diskusi hari ini menghadirkan narasumber lain yaitu Ketua Yayasan Edukasi Anak Nusantara Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta Srie Nurkyatsiwi, serta Presiden Direktur Jogja National Museum dan Mbloc Lance Mengong. (*/un)




×
Berita Terbaru Update