Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Imbau Warganya, Tanam Pohon Buah di Pekarangan Rumah

Selasa, 08 Juni 2021 | 18:03 WIB Last Updated 2021-06-08T11:03:24Z
Bupati Solok Selatan, Khairunas, tanam durian.


Padang Aro, Rakyatterkini.com - Mengembangkan tanaman buah, masyarakat diimbau untuk menanam beberapa tanaman buah yang potensial di pekarangan masing-masing.


"Tanaman durian, manggis, dan alpokat, merupakan tanaman yang potensial kita kembangkan di Solok Selatan. Jika satu rumah menanam 5 batang saja, maka Solsel akan menjadi lubung tanaman tiga jenis tanaman tersebut, sehingga akan meningkatkan hasil pertanian dan perekonomian masyarakat," imbau Bupati Solok Selatan Khairunas saat makan durian bersama di kebun Jorong Koto Rambah, Nagari Lubuk Gadang Utara, Selasa 8 Juni 2021.


Sebelum makan durian bersama masyarakat, bupati bersama wakil bupati Yulian Efi, perwakilan Walhi, Fakultas Pertanian Unand, Kadis Pertanian, pihak kecamatan, kenagarian, panitia, dan unsur lainnya, melakukan penanaman bibit durian di jorong tersebut. 


Kegiatan makan durian dan penanaman pohon durian merupakan bagian dari rangkaian festival durian yang ditutup hari ini (Selasa).


Khairunas menambahkan bahwa selanjutnya opd terkait diminta untuk melakukan penelitian, dan juga menganggarkan agar tiga jenis tanaman buah tersebut dapat berkembang di Solsel.


Termasuk olahan lanjutan dari buah durian dan buah lainnya, agar dibuatkan programnya oleh dinas terkait.


Dia juga berpesan agar durian jangan "dipanjek" atau diambil muda ke atas pohon. Hal ini juga sekaligus sebagai upaya menjaga dan merawat tanaman buah dengan sebaik-baiknya, serta menjaga kestabilan harga durian itu sendiri.


Guru Besar yang juga ketua prodi S3 Pertanian Unand, Prof Irfan Suliansyah, mendorong Solok Selatan untuk berani menetapkan varietas durian apa yang akan dikembangkan.


"Dua atau tiga saja cukup. Disesuaikan dengan kriteria durian yang bisa diterima untuk ekspor ke negara lain. Spesifikasi durian ekspor ini yang harus kita cari," ujarnya menyarankan.


Beberapa kriteria durian yang bisa diekspor diantaranya tidak mudah terbuka, daya simpan atau umur simpan lama, tidak terlalu harum atau menyengat, tebal, serta memiliki warna menarik.


Sebelumnya, dalam dialog bersama masyarakat, Syafrizal dari unsur Bamus Lubuk Gadang Utara mengusulkan kepada bupati terkait peningkatan akses jalan pertanian di Koto Rambah. 


Warga lain, Hen, mengusulkan agar festival durian dapat menjadi ajang tahunan Solok Selatan. Ia juga memohon agar Koto Rambah sebagai penghasil durian dapat didampingi untuk mengolah durian agar bernilai ekonomi lebih tinggi, dan tidal sekedar penghasil durian mentah semata. (alwis)




×
Berita Terbaru Update