Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Degradasi Kebangsaan di Kalangan Anak Bangsa Mengkhawatirkan

Selasa, 08 Juni 2021 | 18:17 WIB Last Updated 2021-06-08T11:17:22Z
Degradasi kebangsan di kalangan anak bangsa mengkhawatirkan.


Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Degradasi rasa kebangsaan di kalangan anak bangsa yang begitu mengkhwatirkan. Ini bisa dilihat secara nyata dalam dinamika sosial, interaksi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.


Itu disampaikan Wabup Richi Aprian saat membuka Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Selasa 8 Juni di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar.


Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar, Adi Dharma menyampaikan, kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada perangkat nagari, bundo kanduang, dan generasi muda di Tanah Datar. 


Adi Dharma yang juga selaku ketua panitia pelaksana kegiatan jelaskan sehari ini pesertanya sebanyak 60 orang dengan materi kebijakan pemkab dalam upaya penguatan kebangsaan, empat konsensus kebangsaan, pemantapan wawasan kebangsaan dalam memperkokoh ketahanan bangsa dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.


Atas pendidikan ini terlaksana optimalisasi pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan guna penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara berlandaskan nilai Pancasila dan UUD 1945, harapanya


Mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wabup Richi menyampaikan ucapan dan ungkapan terima kasih kepada Pemprov Sumbar, atas dilaksanakan sosialisasi di daerah luhak Nan Tuo.


"Konflik, intoleransi dan kebiasaan yang tidak menghargai antar sesama, tidak peduli lagi akan nilai-nilai kebangsaan, lambang dan simbol serta harmonisasi kebangsaan, sering terjadi saat ini "kata wabup


Tantangan global yang perlu diwaspadai di antaranya menyebarkan paham dan aliran, di mana salah satunya mewaspadai usaha kebangkitan paham komunis di Indonesia yang sesuai TAP MPR Nomor 25 Tahun 1966 yang masih berlaku sampai sekarang bahwa paham Komunis dan Marxis terlarang di seluruh Indonesia.


Wabup berharap kegiatan ini mampu memberikan semangat dan meningkatkan rasa cinta tanah air dan rasa cinta terhadap nilai-nilai perjuangan dan ideologi Pancasila kepada masyarakat di lingkungannya. (farid)




×
Berita Terbaru Update