Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wagub Sumbar Tinjau RSUD Pasbar dan Rumah Isolasi Nagari

Rabu, 26 Mei 2021 | 19:12 WIB Last Updated 2021-05-26T12:12:38Z
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy di RSUD Pasaman Barat.

Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke RSUD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dan melihat dua rumah isolasi, Rabu 26 Mei 2021.


Kunjungan tersebut didampingi, Dr. dr. Andani Eka Putra, Bupati Pasbar, Hamsuardi dan stakeholder terkait lainnya.


Menurut Wagub Sumbar Audy Joinaldy, penanganan pasien positif Covid-19 di kabupaten/kota di Sumbar dinilai sesuai dengan indikator yang sudah ditentukan.


"Kita membuat indikator penilaian penanganan pasien positif Covid-19. Dari data yang masuk ke ICU yang menggunakan ventilator karena positif Covid-19 itu survival read-nya, tingkat pasiennya bisa keluar hidup dan bagus itu sampai dengan 58% ini artinya bagus, "kata Audy Joinaldy.


Ia menambahkan, ini bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain. Selain itu, penanganan dari dokter yang terlibat di dalam ruang isolasi covid 19, dokter yang cepat tanggap dan menjalankan seluruh SOP. 


Sikap seperti itu juga bisa menjadi contoh. Karena bagusnya penanganan pasien positif covid 19 di RSUD maka diberikan bantuan ventilator sebanyak 2 buah.


“Tadi, setelah saya bersama tim dan bupati meninjau rumah isolasi di Kinali itu terlihat bagus. Karena nagari yang cukup besar dan padat penduduknya perlu cepat tanggab dalam penanganan salah satunya dengan menyediakan rumah isolasi. 


Spanduk di rumah isolasi juga sudah disediakan, paling tidak masyarakat sudah tahu, ada rumah isolasi yang disediakan, dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) ini bisa menekan angka kenaikan positif covid 19.


Wagub juga meminta agar RSUD dan nagari konsisten dalam menjalankan dan menegakkan aturan yang sudah ada. Karena PPKM dan penanganan pasien positif covid 19 harus berkelajutan. 


Begitu juga dengan melaksanakan surat edaran serta menggandeng rumah sakit swasta dalam menanggulangi wabah tersebut.


“Kalau di sini Yarsi Simpang Empat saya lihat sudah bagus digandeng oleh Pemda Pasbar. Semoga  dipertahankan koordinasi dan kerjasama yang sudah berjalan dengan baik ini. Terima kasih kami sampaikan kepada rumah sakit Yarsi ini, untuk itu satu unit ventilator akan kita berikan untuk Yarsi, ”ujar Audy Joinaldy.


Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Kesehatan (Menkes) bidang penanganan pandemi covid-19 dan Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Andani Eka mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) harus dijalankan dengan baik.


Pengendalian pandemi pada level terkecil mulai dari bawah. Jika dijalankan dengan baik, maka mata rantai penyebaran pandemi covid 19 akan terputus.


“Sekarang kita hidupkan kembali Satgas pandemi covid 19. PPKM mikro juga harus dijalankan dengan benar, itu ditujukan untuk mengendalikan pandemi dari bawah ditambah dengan nagari tageh, ”kata Dr Andani.


Selain itu, Bupati Pasbar Hamsuardi mengatakan hal yang telah dilakukan oleh Pemda Pasbar mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 900/305/Dpmn-2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) Dan Pelaksanaan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) Di Nagari. 


Dari 19 nagari sudah 2 nagari yang menetapkan peraturan nagari Tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Pelaksanaan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yakni Nagari Kinali dan Nagari Aua Kuniang. (robi)




×
Berita Terbaru Update