Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Santuni Anak Yatim, A88 SMP N 1 Standar Sungai Sariak Berbagi

Minggu, 09 Mei 2021 | 22:40 WIB Last Updated 2021-05-09T15:40:09Z
Berbagi bersama anak yatim dan fakir miskin.


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Keluarga Besar A88 SMP N 1 Standar Sungai Sariak, berbagi bersama anak yatim, piatu dan fakir miskin. 


Ketua Umum DPP Alumni SMP Standar, H. Jafar, Korwil Sumbar Hendri Gusvira, Ketua Panitia Nasdini Indriani, Koordinator Bidang (Korbid) Santunan Sosial Jonifriadi, melakukan kegiatan di rumah Nasdini Indriani, di Koto Mambang, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman.


Korbid Santunan Sosial Jonifriadi menyebutkan, dana yang dibagikan tahun ini berkurang dari tahun lalu. 


"Tentu kita maklumi, lantaran merosotnya perekonomian saat ini. Di tambah kondisi pandemi covid yang membuat berbagi kita sedikit mengalami penurunan," kata mantan Walinagari Balah Aie ini.


Menurut dia, kegiatan peduli, berbagi serta santunan ini sudah yang kelima kalinya dilakukan Keluarga Besar A88 SMP N 1 Standar. 


"Terima kasih kita sampaikan kepada kawan-kawan yang telah berbagi, menyisihkan hartanya untuk kita bersama," ungkapnya.


Secara bersama, Jonifriadi memimpin doa khusus buat yang telah memberikan zakat, infak dan sadaqahnya, yang dibagikan hari ini.


"Semoga berkah untuk yang memberi, sehingga hartanya bertambah, dan berkah pula buat kita yang menerima," ujar Jonifriadi.


Korwil Sumbar A88 Hendri Gusvira menyebutkan, bahwa kegiatan ini cerminan dari kekompakan alumni.


"Kelompok kita terkenal kompak. Tinggal kita merawat kebersamaan ini dengan baik, sehingga terus eksis," ujar wakil Ketua DPD Partai Golkar Padang Pariaman ini.


Menurutnya, tolong kalau ada tetangga yang juga alumni A88 gabungkan, dan saling berkabar.


"Cari kawan dengan kawan, ya itu tadi kabari kalau ada tetangga dekat kita yang belum bergabung dengan kelompok kita," sebutnya.


Khusus anak yatim dan piatu ada 29 anak yang disantuni. Yang dikatakan yatim dan piatu di sini adalah ayah atau ibunya yang meninggal berasal dari alumni A88. (sgr)




×
Berita Terbaru Update