Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Padang Pariaman Masuk Pilot Project Gerakan 100 Smart City

Rabu, 19 Mei 2021 | 18:04 WIB Last Updated 2021-05-19T11:04:14Z



Parit Malintang, Rakyatterkini.com - Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengikuti Evaluasi Gerakan 100 Smart City Indonesia secara virtual, Rabu 19 Mei 2021.


Bupati mengatakan atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada Menteri Komunikasi dan Informatika yang telah memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai salah satu dari 100 kabupaten/kota dalam program gerakan menuju Smart City Indonesia. 


Selain itu, Suhatri Bur juga ucapan terimakasih kepada Pembimbing dan Tim Asesor Evaluasi Smart City yang akan melakukan filed evaluation (tinjauan lapangan) secara daring terhadap pelaksanan program smart city di daerah tersebut.


Berdasarkan Surat Kementerian Kominfo Nomor : B-116/DJAI/AI.01.05/02/2019, 28 Februari 2019. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dinyatakan lulus seleksi dan terpilih sebagai salah satu dari 100 kabupaten/kota pilot project Program Gerakan 100 Smart City tahun 2019. 


Terkait hal itu, pihaknya selalu berkomitmen melaksanakan program Smart City dengan sungguh-sungguh. Baik itu dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam Masterplan, pertukaran data, legal software menggunakan Free and open source software (FOSS) antara OPD, Integrasi Data Antara OPD maupun Penggangaran dan Kebijakan yang mendukung program tersebut.


Suhatri Bur menyebutkan dalam mewujudkan Padang Pariaman smart city di daerah itu, tentu merujuk pada Masterplan Smart City yang telah disusun pada tahun 2019 yang lalu.

 

Menurutnya, pihaknya di tahun 2019 telah melaksanakan program quickwin dari masterplan smart city yaitu SIPAKEM (Sistem pencatatan administrasi kelahiran dan kematian) pada OPD Disdukcapil dan Dinas Kesehatan. 


Inovasi ini juga diadopsi dan ditiru oleh beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, dan malahan Program SIPAKEM telah dijadikan oleh Kementerian Kesehatan sebagai Program Nasional untuk digunakan oleh Kabupaten/Kota Se-Indonesia. 


Pada tahun 2020 Dunia dan Negara dilanda Pademi Covid-19, sehingga beberapa program pada masterplan smart city tidak bisa dilaksankan. 


Ia mengatakan,  berdasarkan Masterplan Smart City Kabupaten Padang Pariaman, pada tahun 2020 terdapat 62 program pada 6 dimensi dan telah terlaksana 43 program. 

Sementara dalam pelaksanaan Rencana Aksi Smart City dari 39 kegiatan, telah terlaksana dengan baik 32 kegiatan.


Selain itu, pihaknya juga telah mengeluarkan 6 regulasi terkait dengan pelaksanaan smart city, membentuk kelembagaan Dewan Smart City dan Tim Pelaksana Smart City serta menyediakan anggaran smart city pada tahun 2020 sebesar Rp550.095.736.327 atau 30% dari APBD.


Senada dengan itu Pembimbing dan Tim Assesor Evaluasi Gerakan 100 Smart City Hari Kusdaryanto dalam evaluasi wuikwins smart city ada beberapa indikator yakninya perumusan inovasi, daya tarik inovasi, manfaat inovasi, keunikan inovasi, peluang kemitraan, potensi pengembangan, keberlangsungan, sumber daya dan manajemen resiko. (sgr)




×
Berita Terbaru Update