Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Nagari Padang Toboh Ulakan Sosialisasikan Pemutakhiran Data IDM

Rabu, 05 Mei 2021 | 15:38 WIB Last Updated 2021-05-05T08:38:33Z
Sosialisasi pemutakhiran data indek desa membangun (IDM)


Ulakan, Rakyatterkini.com - Dalam rangka pemutakhiran data Indek Desa Membangun (IDM) berbasis SDGs (Sustainable Development Goals), dilaksanakan sosialisasi dan pembekalan.


Kegiatan itu diikuti Tim Pokja Relawan SDGs, di Nagari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman. Sosialisasi dibuka Camat Ulakan Tapakih, Rabu 5 Mei 2021.


Sosialisasi tersebut dihadiri, Wali Nagari Padang Toboh Ulakan Bakhri, Camat Ulakan Tapakih, diwakili Kasi Trantib, Anesa Satria, Pendamping Desa Darmawan, Sekretaris Nagari Yasnita beserta perangkat nagari, anggota Tim Pokja Relawan SDGs dan para Wali Korong setempat.


SDGs Desa adalah pembangunan total atas Desa. Artinya, seluruh warga desa/nagari harus menjadi pemanfaatnya, tidak ada yang terlewat. Dan, kemajuan tiada akan berhenti, melainkan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Karena itu, perlu dilakukan pemutakhiran data Indek Desa Membangun berbasis SDGs Desa


Wali Nagari Padang Toboh Ulakan Bakhri mengajak peserta sosialisasi untuk mengikuti pembekalan ini dengan serius. Karena hasil dari pendataan nantinya, akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan program kegiatan dan terkait dengan besaran dana yang akan dikucurkan ke Nagari.


Camat Ulakan Tapakih, diwakili Anesa Satria mengatakan dengan adanya pembangunan terfokus berdasarkan SDGs Desa, maka diharapkan adanya output. Yaitu, adanya arah perencanaan pembangunan berbasis kondisi faktual di Desa/Nagari tersebut.


Nantinya, akan memudahkan intervensi dan koordinasi dari kementerian/lembaga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota) serta pihak swasta untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di desa/nagari.


Dikatakan, ada tiga fokus penggunaan dana desa pada tahun 2021 ini. Pertama, pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa/nagari. Terdiri dari pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes/Bumnag, penyediaan listrik desa dan pengembangan usaha ekonomi produktif.


Kedua, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa/nagari, meliputi pendataan, pemetaan potensi dan sumber daya dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting.


Kemudian, yang ketiga ialah adaptasi kebiasaan baru, yaitu desa/nagari aman Covid-19. (rel/sgr)




×
Berita Terbaru Update