Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Latifa Hanum Terisak Haru Ketika Gubernur Singgah Sahur di Gubuk Kecilnya

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:42 WIB Last Updated 2021-05-04T02:42:57Z
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama tim safari ramadhan singgah sahur di rumah kayu milik Latifa Hanum.


Pariaman, Rakyatterkini.com - Latifa Hanum, janda (40) mengungkapkan rasa harunya, ketika rumah kecilnya berdinding papan didatangi gubernur Sumbar, untuk singgah sahur.


Senang dan bangga seperti bermimpi orang nomor satu Sumbar mendantangi rumah kecilnya berdinding papan ukuran (6X4 meter). 


"Ini sesuatu berkah di bulan ramadhan bagi kami sekeluarga, semoga berkah perhatian kepedulian Gubernur Sumatera Barat membantu kami yang hidup amat sederhana ini," ungkap Latifah pada gubernur Mahyeldi Ansharullah, yang melakukan singgah sayur dan bedah rumah di Gantiang, Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Senin 3 Mei 2021.


Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi bersama rombongan mendatangi rumah berdinding triplek milik Latifah janda beranak dua yang telah lima tahun hidup bertiga beranak semenjak suaminya meninggal.


"Latifa adalah seorang janda memiliki dua orang anak yang bernama Muhammad Ghifari Arifa dan Fatihah Aini Suaminya sudah meninggal sejak lima tahun yang lalu. Sekarang anaknya sudah yatim. Untuk menghidupi keluarganya Latifa bekerja sebagai guru honor di TK (taman kanak-kanak), kita peduli dan hari ini kita kunjungi rumahnya dalam rangka memberikan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta dari BAZNAS," ungkap Mahyeldi.


Mahyeldi katakan, mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat dipergunakan untuk merehab rumahnya.


"Demi menghidupi kedua anaknya Latifa mendapatkan penghasilan satu juta rupiah perbulan yang berstatus sebagai guru honor TK. Tentunya penghasilannya pas-pasan untuk kesehariannya mereka bahkan mungkin kurang. Dengan demikian tentu tidak dapat memperbaiki rumah tak layak huni ini," katanya.


Mahyeldi, jangankan membangun rumah, dengan penghasilan sebanyak itu hanya bisa untuk makan, syukur-syukur bisa mencukupi, untuk itu dengan bantuan bedah rumah ini semoga dapat dipergunakan sesuai kebutuhan untuk merenovasinya.


Latifa Hanum mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS melalui perpanjangan tangan gubernur yang telah membantu bedah rumahnya.


Diceritakan, rumah yang ditempatinya merupakan bantuan gempa, karena rumah yang lama runtuh. "Rumah ini dibangun sejak 2012 yang merupakan rumah bantuan gempa berukuran 6x4," sebutnya.


"Di bulan yang penuh berkah kali ini juga kami diberikan bantuan, oleh gubernur mudah-mudahan Allah membalas atas bantuan ini, dan mengijabah semua yang dilakukan atas bantuan yang diberikan kepada kami," ucap janda beranak dua ini sambil terisak haru, bening air mata tak kuasa menahannya. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update