Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Mahyeldi Buka Musrenbang RPJMD Sumbar 2021-2026

Kamis, 06 Mei 2021 | 22:37 WIB Last Updated 2021-05-06T15:37:01Z

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi foto bersama pada pembukaan Musrenbang RPJMD 2021-2026.

Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumbar Tahun 2021-2026 di Pangeran Beach Hotel, Kamis 6 Mei 2021.


Mahyeldi menyebutkan di awal kepemimpinanya bersama wakil gubernur Audy Joinaldy telah melakukan berbagai pencanangan program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan berpedoman pada visi, misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.


Gubernur Mahyeldi mengatakan sumbar baru pertama yang melaksanakan Musrenbang RPJMD bagi daerah yang menyusun RPJMD berdasarkan Pilkada serentak 2020. 


Menurut dia, musrenbang sebagai proses awal pembangunan harus dilaksanakan sebagai wujud kesadaran pemerintah daerah dalam perencanaan yang menuntut akuntabilitas terkait anggaran.


Banyak tantangan dan permasalahan yang akan dihadapi pada tahun 2021-2026. Untuk itu, maka Visi dan Misi pembangunan jangka menengah daerah 2021-2026 diupayakan dapat menjawab tantangan dan permasalahan tersebut sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbar.


Oleh karena itu perlu dilakukan optimalisasi proses perencanaan berbasis program yang mendukung pencapaian visi dan misi serta program-program unggulan yang sudah tertuang di dalam Rancangan RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2026 yang dibahas pada hari ini.


Ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional bahwa sistem perencanaan pembangunan bertujuan untuk mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan. 


Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi baik antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi pemerintah maupun antar pusat dan daerah.


Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.


"Kami akan segera bekerja terutama untuk mencapai target-target jangka pendek dan jangka menengah yang kita rencanakan, untuk mewujudkan Sumatera Barat madani yang unggul dan berkelanjutan," tekadnya. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update