Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Minta Bapedalitbang dan Lingkungan Hidup Kaji Penyebab Banjir Rahul Tapan

Senin, 17 Mei 2021 | 10:46 WIB Last Updated 2021-05-17T03:46:02Z
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar pimpin apel perdana pasca libur lebaran Idul Fitri, Senin 17 Mei 2021.


Painan, Rakyatterkini.com - Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar memimpin apel perdana pascalibur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah di halaman kantor bupati setempat, Senin 17 Mei 2021.


Hadir pada apel perdana tersebut Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah, Pj Sekda, Emirda Ziswati, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah dan pejabat eselon III.


Bupati Rusma Yul Anwar mengucapan selamat hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin.


"Pada hari raya Idul Fitri kali ini, kami tidak menggelar open house, karena masih dalam kondisi pandemi Covid 19 dan Pesisir Selatan berada pada zona oranye. Kemudian kami melaksanakan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah di rumah dinas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid 19," katanya.  


Sementara itu, berkaitan dengan banjir yang melanda Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, khususnya  di Nagari Binjai, bupati minta dilakukan evaluasi menyeluruh dan meninjau ke lapangan secara bersama-sama.


"Saya minta Dinas Satpol PP dan Damkar, Bapedalitbang, Dinas Lingkungan Hidup serta melibatkan Forkopimda dan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) turun ke lapangan melakukan pemantauan kondisi kawasan hutan di Ranah Ampek Hulu Tapan. Bila ditemukan kegiatan ilegal Logging, maka harus dilakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku," katanya.  


Selain itu bupati meminta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten Pesisir Selatan lebih fokus dalam bekerja, sehingga tugas yang amanatkan lebih cepat tuntas dan sesuai target.


"Banyak hal-hal tidak bisa dicapai dalam waktu yang ditetapkan. Contohnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang rancangan SOTK hingga kini belum rampung," jelasnya.


Bupati meminta Kepala Bapedalitbang, Yozki Wandri membuat rancangan perangkat daerah sebagai penanggungjawab pencapaian visi dan misi sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.


"Kita harus menunjuk perangkat daerah penanggung jawab dan perangkat daerah pendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah. Hal itu diperlukan untuk memudahkan evaluasi pencapaian visi dan misi tadi. Ketika ada target yang  belum tercapai mudah untuk mengevaluasinya, "ucap bupati. (baron)




×
Berita Terbaru Update