Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
61.350 8.430 51.585 1.335
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Operasi Yustisi, Pemkab Tanah Datar Serius Tangani Pandemi Covid-19

Kamis, 29 April 2021 | 00:07 WIB Last Updated 2021-04-28T17:23:17Z
Bupati Tanah Datar, Eka Putra diwawancarai saat razia di lingkungan asn pemkab.


Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen terus mempercepat merealisasikan program penanganan pandemi covid-19.  Sebab, wabah yang menyebar di seluruh dunia tersebut belum berakhir.


Untuk antisipasinya, razia pemakaian masker dari lingkungan ASN pun dilakukan mengingatkan ASN agar benar-benar serius patuh terhadap protokol kesehatan dan akan menjadi contoh untuk masyarakat.


Itu dikatakan Bupati Tanah Datar, Eka Putra di sela-sela operasi yustisi di lingkungan kantor bupati di Pagaruyung, Rabu 28 April 2021.


Razia dimulai dari lingkungan perkantoran yang kemudian dilanjutkan kepada masyarakat oleh tim terpadu. Razia dipimpin Kasatpol PP dan Damkar, Yusnen serta Kodim 0307 Tanah Datar, Polisi Militer dan Polres Tanah Datar.


Wakil Bupati Richi Aprian pantau razia masker di lingkungan pemkab.

Bupati ingatkan warung-warung yang ada di depannya disediakan tempat mencuci tangan, dan minta pengunjung agar memakai masker, mematuhi protokol kesehatan .


Terkait instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembentukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.


Selain itu mengoptimalkan posko satgas penanganan covid-19 di desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19 dimulai pada 20 April.


Berkaitan dengan kebijakan tersebut, ketua pelaksana BPBD Tanah Datar, Tamrin yang menjabat sekretaris satgas covid 19 saat ini berkonsentrasi penuh pada lima tahapan penanganan virus corona, yaitu tahapan pencegahan, tahap penanganan, pasca covid-19, bantuan stimulan kepada pelaku UKM yang terdampak serta pemenuhan jaring pengaman sosial.


ASN terjaring razia jalani sanksi.

“Semua OPD kita libatkan yang tupoksinya berkaitan dengan kebutuhan itu tadi, termasuk tingkat pemerintahan paling bawah yaitu di tingkat jorong, "ujar Tamrin.


Lebih lanjut dikatakan pembagian tugas dalam penanganan covid-19 ini sebagai bentuk penegasan komitmen pimpinan yang serius menangani masalah Covid-19 ini.


Tamrin mengingatkan semua pihak untuk tetap mengikuti prosedur penanganan yang sudah ditetapkan, serta gencar mensosialisasikannya ke masyarakat luas sehingga masyarakat menjadi paham dan mengerti cara penanganan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19. 


Berkaitan dengan laporan Dinas kesehatan Tanah Datar terjadi lonjakan 16 orang tambahan konfirmasi positif Covid-19. Pada Rabu 28 April, sudah mencapai 1.435 orang. 


Kadis kesehatan dr.Yesrita mengingatkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.


Kadis kesehatan dr Yesrita, pantau kegiatan tim medis.

Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang paling penting agar tidak mudah terjangkit suatu penyakit. Jika di suatu tempat berkembang suatu wabah, orang yang mudah terjangkit pertama kali adalah orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah.


Oleh karena itu, guna menjaga diri dari virus, mulailah mengonsumsi makanan yang bergizi, minum vitamin, berbanyak minum air putih dan biasakan olahraga. 


Selain itu, mandi minimal 2 kali sehari, istirahat yang cukup, dan untuk yang suka begadang mulai hari ini kurangi jadwal, pesan dokter Yesrita.


Bagi yang suka nongkrong, istirahat untuk sementara waktu sampai keadaan menjadi aman. Dengan mengurangi aktivitas inilah cara mencegah virus corona menjangkit tubuh kita.


Pandemi Covid-19 masih berlangsung, dr Yesrita menyarankan agar masyarakat kini menambah strategi pencegahan dari 3M menjadi 5M yakni menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.


Kadis kesehatan menjelaskan gerakan 5M protokol kesehatan adalah sebagai pelengkap 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. (farid)




×
Berita Terbaru Update