Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Mahyeldi Panen Raya, Solok Lumbung Beras Nasional

Jumat, 23 April 2021 | 10:00 WIB Last Updated 2021-04-23T03:00:13Z
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama bupati dan forkopimcam Kubung panen raya padi.

Solok, Rakyatterkini.com - Panen raya padi merupakan bentuk upaya membangkitkan Sumatera Barat menjadi lumbung beras nasional. 


Terutama Kabupaten Solok sebagai salah satu sentra produksi beras nasional dan ini sejalan dengan salah satu program unggulan pemerintah provinsi dalam bidang pertanian.


Itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah didampingi kepala Dinas Pertanian, Safrizal melakukan panen raya padi di Koto Baru, Kabupaten Solok, Kamis 22 April 2021.


Panen raya itu diikuti juga Bupati Solok, Kapolsek Kubung, Camat Kubung, Koramil, dan walinagari dan beberapa orang tokoh masyarakat Koto Baru. 


Gubernur menjelaskan, untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan penguatan pertanian dari hulu hingga hilir.


"Untuk itu perlu disediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain perbaikan jaringan irigasi, pompanisasi, pembuatan embung, cetak sawah baru dan menyamakan pola tanam," terang Mahyeldi.


Mahyeldi juga sampaikan saat ini kita ingin peningkatan produksi padi selain melakukan peningkatan mutu bibit, pola tanaman juga akan mengunakan teknologi pertanian dengan peralatan pertanian yang semakin maju. 


"Di lokasi ini ada sekitar 150 ha lahan persawahan dan masih terlihat pola taman yang tidak sama. Tentunya ini akan memudah berkembangnya hama pada saat panen. Pola tanam serentak lebih mampu meningkatkan hasil produksi dan memudahkan pada saat panen karena sudah ada alat panen yang cepat dan memudahkan petani," ujarnya.


Gubernur mengharapakan dapat meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) dan akan berdampak pada peningkatan produksi padi di Sumbar.


Dikatakan, program unggulan di sektor pertanian ini menjadi perhatian penuh karena lebih 50 persen kegiatan ekonomi masyarakat Sumbar bergerak pada sektor ini selain juga Sumbar memiliki daerah agraris yang subur. 


"Kita berharap majunya sektor pertanian ditandai dengan jumlah produksi yang tinggi serta meningkatkan hasil pendapatan masyarakat petani dan UMKM dan mensejahterakan di Sumatera Barat, "ujarnya.


"Beras Solok..!!, "ujar Gubernur Mahyeldi. "Lamak Bana ..;" jawab serentak masyarakat yang hadir dalam acara panen raya tersebut. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update