Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Beredar Video tak Senonoh, EM, 'Saya Khilaf dan Lepas Kontrol'

Kamis, 01 April 2021 | 06:57 WIB Last Updated 2021-03-31T23:57:10Z
Ilustrasi.


Pasaman, Rakyatterkini.com - Warga Pasaman dihebohkan beredarnya video seorang pria dengan wanita yang diduga bukan suam istri. 


Wajah pemeran pria pada video berisi konten tak senonoh ini, diduga kuat sangat mirip dengan salah seorang oknum pejabat Pemerintah Nagari di Pasaman.


Video yang beredar lewat aplikasi WhatsApp dan Masenger di tengah warga tersebut, ternyata berisi adegan tak bermoral lewat video call antara seorang pria yang berwajah familiar di tengah masyarakat, dengan seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.


Tapi yang lebih mengejutkan lagi bagi warga adalah, paras wajah pria yang ada dalam video tersebut adalah seorang pemuka masyarakat yang berprofesi sebagai wali nagari.


Dalam video memalukan yang berdurasi 2 menit 45 detik itu, wajah pemeran lelakinya terlihat hanya mengenakan singlet tanpa busana penutup lainnya. 


Bak pasangan kekasih yang tengah dimabuk asmara dan dirasuki nafsu, pria di video tersebut terlihat tengah berbuat tak senonoh.


Sedangkan, si perempuan yang wajahnya ditutupi dengan gambar emoji anak yang ada ditelfon seluler juga tidak berpakaian.  


Setelah ditelusuri, pelaku pria pada video tak bermoral tersebut, ternyata benar berprofesi sebagai wali nagari di Pasaman yang inisial EM. 


Kini, video yang memperagakan adegan tak pantas itu, telah menjadi buah bibir di lingkungan masyarakat. Ironisnya lagi, oknum wali nagari ini diketahui sudah berkeluarga, usianya pun diketahui sudah tidak lagi muda. 


Selain menjabat sebagai wali nagari, EM ini juga dikenal sebagai dai di tengah masyarakat. Entah karena sering memberikan tausiah agama, namun beliau akrab disapa dengan panggilan buya di tengah warga yang mengenalnya.


"Tidak sepantasnya seorang oknum pejabat publik yang dikenal sebagai dai tersebut melakukan perbuatan seperti itu. Seharusnya ia menjadi contoh dan panutan bagi masyarakatnya, "ungkap salah seorang warga yang enggan namanya disebut.


Sementara itu, EM saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, membenarkan keaslian video dan wajah dirinya pada video tersebut.

 

"Memang benar saya yang ada di video itu. Kejadiannya sekitar bulan Februari 2021 lalu. Saya khilaf, dan lepas kontrol dan tidak menyangka hal ini akan terjadi dan akhirnya beredar di media sosial" ujarnya.


EM mengisahkan, dirinya mengenal perempuan itu dari facebook (fb). Setelah kenal, kami pun sering komunikasi lewat massenger.

  

"Awalnya, ia meminta pertemanan di fb. Kemudian kami berkomunikasi lewat massenger. Pada suatu hari, tepatnya tengah malam, perempuan itu menghubungi saya lewat video call. Berawal dari sana, hingga terjadi adegan yang ada di video. Saya tidak menyangka, bahwa adegan itu akan direkam olehnya" lanjut EM. 


Lebih lanjut, EM menuturkan. Usai melakukan video call dengan perempuan itu, paginya saya ditelpon oleh seseorang. Dalam pembicaraan tersebut, orang itu mencoba memeras saya dengan meminta untuk dikirimkan sejumlah uang. 


"Saya ditelpon dan diancam. Jika saya tidak menuruti permintaannya, maka rekaman video call itu akan disebarkannya," ucapnya mengisahkan.


Kata EM lagi, peristiwa ini sudah saya koordinasikan dengan pihak kepolisian.  "Nomor hand phone yang mengancam tersebut juga sudah dilacak pihak kepolisian. 


Menurut Informasi, yang mengancam itu berada di dalam balik jeruji besi di daerah Tebo, Provinsi Jambi," katanya.


Kepada awak media, Ia berharap agar perihal video mengenai dirinya ini tidak dibesar-besarkan. (St.M)




×
Berita Terbaru Update