Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Mahyeldi Bangga BPTSD Tuah Sakato Hasilkan PAD

Jumat, 05 Maret 2021 | 08:40 WIB Last Updated 2021-03-05T01:40:09Z
Gubernur Mahyeldi meninjau tempat pembenihan sapi di Payakumbuh.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah meninjau UPTD Balai Pengembangan Teknologi dan Sumber Daya (BPTSD) Tuah Sakato sebagai Balai Induk Benih (BIB) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Payakumbuh, Kamis (4/3/2021).


Dalam kunjungan gubernur didampingi oleh Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Benni Warlis, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Erinaldi, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Pertanian, Kadis Pendidikan, Kadis Perdagangan, Kepala Biro Kerjasama dan Rantau, Kadis Pariwisata Sumbar.


Gubernur Mahyeldi bersama rombongan dalam kesempatan ini diajak berkeliling melihat aktivitas meninjau sejumlah fasilitas peternakan serta teknologi yang digunakan untuk menghasilkan industri bibit sapi unggulan di BIB Tuah Sakato yang luasnya 7 hektare.


"Yang kita lihat di sini adalah proses bagaimana cara menghasilkan bibit sapi dengan kualitas baik," kata Mahyeldi.


Menurut data dari BIB Tuah Sakato, Mahyeldi ungkapkan kalkulasi bibit yang sudah menghasilkan diperkirakan 400 juta pertahun, pemerintah Sumbar dapat mengasilkan PAD pada  proyek pembibitan sapi unggul ini.


"Kita sudah memiliki performa untuk menghasilkan sperma terbaik. Bahkan kita berencana sperma yang dihasilkan melalui industri tersebut dibagikan kepada peternak sapi di seluruh sentra sapi di Indonesia," sebutnya.


Selain berkeliling, Gubernur Mahyeldi beserta rombongan juga diajak melihat 39 ekor penjantan dari berbagai jenis, melihat proses pengambilan sperma sapi, hingga pemgemasan benih sapi di dalam straw.


"Kita bangga UPTD BPTSD Tuah Sakato ini bisa menghasilkan 57.500 straw (dosis) yang telah mengirim di berbagai provinsi wilayah Indonesia," ucapnya


Kemudian, Mahyeldi tanpa ragu-ragu mendekati sapi sumental yang memiliki bobot hampir satu ton yang sudah siap melakukan pemgemasan benih sapi. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update