Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Hadiri Wisuda ke-122 UNP, Tekankan Perubahan Revolusi Industri

Kamis, 18 Maret 2021 | 14:16 WIB Last Updated 2021-03-18T07:16:55Z
Gubernur Mahyeldi beri sambutan pada wisuda UNP ke-122.


Padang, Rakyatterkini.com - Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar wisuda periode ke-122 secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring) selama tiga hari berturut-turut, 18-20 Maret 2021. 


Prosesi digelar di auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Kota Padang, Kamis (18/3/2021).


Gubernur Mahyeldi Ansharullah, mengucapkan selamat dan sukses kepada UNP dan kepada 2.256 wisudawan dan wisudawati telah berhasil menyelesaikan pendidikan studi dari jenjang D III, D IV, S1, S2 sampai S3.


"Kita bersyukur, hari ini telah diwisudanya 2.256  mahasiswa dari kampus ini. Diharapkan mereka yang telah diwisuda dapat memberikan manfaat besar bagi daerah, masyarakat, dan keluarga," kata Gubernur Sumbar.


Mahyeldi mengatakan, arah dan kebijakan pembangunan Sumbar sudah sangat jelas, khususnya pembangunan SDM untuk menjawab tantangan masa depan yang diwujudkan dengan meningkatkan sektor pendidikan, khususnya di perguruan tinggi yang lebih baik, unggul, berkualitas dan punya daya saing global.


Saat ini telah muncul isu startegis mengenai Megatrends 2030. Dikutip dari Frost & Sullivan Analysis, Megatrends merupakan kekuatan global dan transformatif yang menentukan dunia masa depan dengan dampaknya yang luas dan cepat terhadap dunia usaha, masyarakat, budaya, negara, dan kehidupan individu. 


Kekuatan ini meliputi pergeseran demografi, ketidakseimbangan ekonomi, arah geopolitik, kecepatan konektifitas, ekologi yang melapaui batas, urbanisasi secara besar-besaran, kelangkaan sumber daya, ketidaksetaraan sosial, teknologi yang melebihi kemampuan manusia dan perubahan iklim.


Kemajuan teknologi yang sangat pesat di era digitalisasi ini memudahkan kehidupan sehari-hari dengan otomatisasi. Hal ini juga mengubah total dan menghancurkan cara kerja bisnis konvensional karena pemanfaatan mesin/robot dan pemanfaatan penggunaan internet sehingga menyebabkan berkurangnya tenaga kerja.   


Disisi lain, pekerjaan baru juga akan muncul dalam 10 tahun kedepan seperti bisnis start up, programmer, desainer, sosial media manager, blogger, mobile aplication developer dan lainnya.


Untuk dapat bertahan menghadapi tantangan itu, diperlukan sikap cerdas, adaptif, dan inovatif dalam menyikapi perubahan yang terjadi di masa depan.


Dunia global menjadikan bahasa asing merupakan sebagai salah satu hal yang penting dalam hal berkomunikasi. Dengan menguasai bahasa asing, maka para sarjana dapat dikatakan mampu menguasai dunia. 


Maka peran UNP untuk menghasilkan para sarjana yang berkualitas akan sangat penting, dan dari sekarang para sarjana harus bersiap-siap menghadapi dan memasuki era tersebut. Yakni dengan terus belajar dan meningkatkan SDM serta komptensi, menjadi pelopor dan penggerak di berbagai sektor pembangunan sesuai dengan minat, bakat dan profesi masing-masing. 


Sementara itu, Rektor UNP Prof Ganefri mengatakan, meski suasana pandemi Covid-19 wisuda terap dilaksanakan, walaupun tidak semeriah tahun-tahun lalu. Dalam wisuda panitia penyelenggara masih menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat. Sebab wisuda dilaksanakan secara luring dan daring.


Setiap wisudawan harus mengikuti rapid test dan mengirimkan hasil test ke panita selambat-lambatnya satu hari menjelang pelaksanaan wisuda.


"Maka yang bisa hadir hanya wisudawan atau wisudawati, jadi tidak bisa dihadiri oleh perwakilan keluarga para wisudawan," sebutnya.


Ganefri menambahkan, khusus bagi wisudawan yang memilih wisuda secara daring, dapat mengikuti melalui aplikasi zoom meeting yang sudah dibagikan. Kemudian bagi keluarga wisudawan dapat mengikutinya melalui siaran secara live di Youtube UNP. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update