Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
61.350 8.430 51.585 1.335
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Harga Komoditas Pangan Naik di Sejumlah Pasar Padang Pariaman

Senin, 28 Desember 2020 | 13:10 WIB Last Updated 2020-12-28T06:10:23Z


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Pada musim penghujan, harga beberapa komoditas pangan terpantau naik. 

Harga cabai merah di sejumlah pasar di Padang Pariaman, mengalami fluktuasi menjelang libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 diakibatkan cuaca yang tidak menentu.

"Saat ini yang cukup tinggi terpantau cabai, dan beberapa sayur mayur. Namun memang yang cukup mengkhawatirkan jenis itu cabai,  kata Salmah salah satu pedagang cabe merah warga Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman, di pasar rakyat Sungai Limau, Senin (28/12/2020).

Terdapat dua faktor tingginya harga bahan pangan tersebut di pasaran. Pertama, produksi yang sedikit karena musim penghujan. Kedua, banyak petani yang memilih tidak menanam lantaran mengkhawatirkan harga yang drop seperti saat kuartal sebelumnya.

Hingga saat ini harga cabe satu kilo gram Rp80 ribu, sebelumnya Rp45 ribu, sedangkan untuk bawang dan sayuran lainya tidak begitu mengkhawatirkan. Kenaikan Cabe ini disebakab, petani tidak banyak menanam karena khawatir harganya drop seperti kuartal sebelumnya," kata dia.

Sementara harga cabai merah di sejumlah pasar di Kota Pariaman, mengalami fluktuasi. Pada tiga yang minggu lalu harga cabai di Pariaman rata-rata mencapai Rp45 ribu per kilogram, dua minggu yang lalu naik menjadi Rp52 ribu per kilogram, lalu minggu kemarin turun menjadi Rp48 ribu per kilogram, dan pada minggu ini menjadi Rp60 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit mengatakan  faktor fluktuasinya bukan karena Natal, sebab di Pariaman tidak ada non muslim sehingga tidak ada perayaan, ini diakibatkan oleh cuaca tidak menentu.

Dikatakan kenaikan harga cabe tersebut, tidak saja cabai lokal namun juga dari Pulau Jawa yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan warga daerah akan komoditas itu.

"Pariaman juga memproduksi cabai yang kualitas dan harganya hampir sama dengan cabai asal Jawa," kata dia.

Dikatakan, meskipun mengalami fluktuasi namun stok cabai dan komoditas lainnya mencukupi dalam beberapa minggu ke depan.

Ia menyebutkan untuk harga sembako lainnya ada yang mengalami kenaikan, salah satunya yaitu telur ayam broiler yang pada minggu lalu Rp42 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp48 ribu per kilogram atau Rp23 ribu per papan pada minggu lalu sekarang Rp27 ribu per papan.

Sedangkan harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya relatif stabil yaitu beras lokal Rp11,5 ribu hingga Rp13 ribu per kilogram, sedangkan Cap Cisokan Solok Rp15 ribu per kilogram.

Lalu untuk gula Rp13 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp13 ribu per liter sedangkan minyak goreng bermerek Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.

Seterusnya daging Rp130 ribu per kilogram, daging ayam kampung Rp50 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp23 ribu per kilogram. (SgR)



×
Berita Terbaru Update