Notification

×

Iklan

Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 4,5 Km

Kamis, 05 November 2026 | 21:54 WIB Last Updated 2026-11-05T14:54:00Z

Gunung Semeru di Lumajang meletus dahsyat 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi susulan dengan intensitas lebih besar pada Kamis (5/11/2026). 

Dalam kejadian tersebut, awan panas guguran (APG) meluncur hingga sejauh 4,5 kilometer ke arah aliran Besuk Kobokan.

Erupsi yang terjadi sekitar pukul 09.24 WIB itu menyebabkan kepanikan di kawasan pertambangan pasir yang berada di jalur aliran lahar Sungai Leprak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Melihat kepulan awan panas yang membesar dan bergerak ke arah kawasan tambang, para pekerja serta sopir truk pengangkut pasir langsung menghentikan kegiatan. Mereka bergegas meninggalkan lokasi untuk mencari tempat yang lebih aman.

Data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru mencatat, sejak Kamis pagi hingga tiga jam berikutnya, gunung tersebut telah mengalami tiga kali luncuran awan panas guguran. Jarak luncur masing-masing berkisar antara 3 hingga 4,5 kilometer.

Salah seorang pekerja tambang pasir, Bambang, mengatakan situasi sempat mencekam ketika petugas dan warga menyaksikan awan panas berwarna pekat membubung tinggi dan bergerak menuju kawasan pertambangan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat seluruh pekerja dan sopir truk segera menghentikan aktivitas demi menghindari bahaya.

"Awan panasnya terlihat makin besar mengarah ke sini (Besuk Kobokan). Semua sopir dan pekerja langsung menghentikan aktivitas dan lari menyelamatkan diri," kata Bambang.

Di sisi lain, kegiatan pembangunan proyek Sabo Dam yang berada di sepanjang aliran lahar Besuk Kobokan juga sempat dihentikan sementara. Penghentian dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi keselamatan para pekerja.

Setelah kondisi di sekitar lokasi dianggap lebih aman, pekerjaan pembangunan bendungan pengendali lahar tersebut kembali dilaksanakan dengan tetap berada dalam pengawasan ketat petugas.

Masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan bencana, diminta terus meningkatkan kewaspadaan. 

Pasalnya, aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih menunjukkan kondisi yang berubah-ubah dan hingga kini berada pada status Level III atau Siaga. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update