Pasbar, Rakyatterkini.com – Penemuan jasad seorang pria di kawasan perkebunan kelapa sawit menghebohkan warga Jorong Situak, Nagari Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Rabu (4/11/2026).
Pria tersebut diketahui bernama Mahdi (44), seorang petani yang tinggal di Jorong Tampus, Nagari Tampus Damai Ujung Gading. Jasadnya ditemukan warga di kawasan Tombang Jarung sekitar pukul 11.15 WIB.
Kapolsek Lembah Melintang, Iptu Donal, mengungkapkan bahwa penemuan itu berawal saat seorang warga bernama Muhardi (63) berangkat menuju kebunnya sekitar pukul 09.30 WIB.
Ketika tiba di lokasi, Muhardi melihat kondisi semak-semak di bawah pohon kelapa sawit yang berada tidak jauh dari batas kebunnya dalam keadaan rusak. Karena merasa ada sesuatu yang tidak biasa, ia kemudian mendekati lokasi untuk memastikan apa yang terjadi.
Saat melakukan pemeriksaan, Muhardi melihat seorang pria tergeletak dengan posisi tengkurap di tanah. Dari jarak sekitar 10 meter, ia menyadari bahwa pria tersebut sudah meninggal dunia.
Mengetahui kejadian itu, Muhardi segera menghubungi warga lainnya, Asman (47). Keduanya kemudian menyampaikan informasi penemuan tersebut kepada masyarakat yang berada di sebuah kedai kopi di Jalan Lambo, Nagari Tampus Damai Ujung Gading. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima informasi, petugas SPKT bersama Tim Inafis Polres Pasaman Barat dan personel Polsek Lembah Melintang segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas sempat berencana membawa jenazah ke RSUD Ujung Gading untuk menjalani pemeriksaan luar guna mengetahui kemungkinan penyebab kematian.
Namun, proses tersebut tidak dilanjutkan karena keluarga korban menolak pemeriksaan medis. Pihak keluarga mengaku telah menerima kepergian Mahdi dan meminta agar jenazah segera dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan.
Kepada petugas, keluarga menyampaikan bahwa semasa hidup Mahdi memiliki riwayat penyakit asma yang sering kambuh. Kendati demikian, kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban lantaran tidak dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.(da*)


