Notification

×

Iklan

Polisi Gerebek Kampung Bahari, 29 Orang Ditangkap

Minggu, 01 November 2026 | 19:22 WIB Last Updated 2026-11-01T13:02:31Z

Polda Metro Jaya bersama Mabes Polri turun dari KRL sebelum menggerebek Kampung Bahari

Jakarta, Rakyatterkini.com – Aparat gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri menggelar penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Dalam operasi tersebut, sebanyak 29 orang berhasil diamankan petugas.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, sejumlah orang yang diamankan diketahui positif mengonsumsi berbagai jenis narkotika.

"Dari 29 orang yang diamankan, ada yang positif menggunakan sabu, ganja, ekstasi, dan etomidate," ujar Bismo.

Operasi penindakan itu turut dipantau langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Komjen Dadang Hartanto. Setelah diamankan, seluruh orang yang ditangkap kemudian dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dadang menjelaskan, penggerebekan tersebut merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya di kawasan yang selama ini terindikasi menjadi pusat aktivitas narkoba.

Menurutnya, pemberantasan kawasan rawan narkotika menjadi salah satu agenda prioritas Polda Metro Jaya. Kepolisian juga telah menyusun pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi.

"Kami melakukan penyisiran dan penertiban terhadap kampung-kampung yang terindikasi menjadi tempat peredaran narkoba. Pembersihan kawasan tersebut menjadi salah satu prioritas kami," ungkap Dadang.

Beberapa wilayah yang masuk dalam sasaran utama penindakan antara lain Kampung Ambon, Kampung Boncos, dan Kampung Bahari. Pelaksanaan operasi dilakukan berdasarkan hasil pemetaan yang sebelumnya telah disusun oleh pihak kepolisian.

Dalam penggerebekan tersebut, ratusan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri dikerahkan. Petugas diketahui memulai pergerakan dari Stasiun Tanjung Priok dengan menggunakan KRL Commuter Line menuju kawasan Kampung Bahari.

Berdasarkan rekaman video yang diterima tim iNews.id, kereta yang membawa personel kepolisian berhenti di sekitar lokasi sasaran. Setelah turun, petugas langsung bergerak menyisir sejumlah lapak di sepanjang pinggiran rel yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkotika.

Sejumlah lapak bahkan dibongkar secara paksa oleh petugas karena diduga menjadi lokasi aktivitas jual beli barang terlarang tersebut.

Namun, jalannya operasi tidak sepenuhnya berlangsung lancar. Petugas sempat menghadapi perlawanan dari sejumlah warga sekitar yang melakukan penyerangan menggunakan petasan.

Meski mendapat gangguan, aparat tetap melanjutkan penyisiran untuk mencari orang-orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di kawasan tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update