Padang, Rakyatterkini.com – Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang mengambil langkah cepat untuk merespons keluhan masyarakat mengenai pelayanan awak bus K1 Trans Padang.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi sekaligus pembenahan guna meningkatkan mutu pelayanan transportasi publik di Kota Padang.
Tindak lanjut ini dilakukan menyusul adanya laporan ketidakpuasan penumpang terhadap sikap dan pelayanan awak bus Trans Padang. Menanggapi hal itu, Perumda PSM telah memanggil sopir dan pramuniaga yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi serta memperoleh informasi terkait kejadian tersebut.
Dewan Pengawas Perumda PSM, Indra Noveri, menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan langsung dari sopir dan pramuniaga yang terlibat dalam persoalan tersebut.
"Pengemudi bersama pramuniaganya sudah kami panggil untuk dimintai penjelasan dan keterangan terkait permasalahan ini," ungkap Indra, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, awak bus yang bersangkutan telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada penumpang. Mereka juga menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakan yang dilakukan serta berjanji memperbaiki perilaku dan meningkatkan profesionalitas dalam memberikan pelayanan.
Indra menambahkan, Perumda PSM akan terus melakukan perbaikan agar layanan Trans Padang mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta dapat diandalkan oleh seluruh masyarakat.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan transportasi publik di Kota Padang.
Selain itu, Perumda PSM tidak akan ragu menjatuhkan sanksi sesuai tingkat pelanggaran apabila ditemukan awak bus yang bekerja tidak berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Sanksi tersebut akan diberikan secara tegas dan terukur.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Sani, menyampaikan bahwa Dishub telah menjalin koordinasi dengan Perumda PSM untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Langkah penanganan meliputi pemanggilan pihak terkait, pengumpulan keterangan, hingga pemberian teguran maupun surat peringatan apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap aturan pelayanan.
Yudi juga meminta pengelola Trans Padang, yakni Perumda PSM, mengadakan pengarahan bagi seluruh pengusaha dan pengemudi yang terlibat dalam operasional layanan tersebut.
Pengarahan itu dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai etika pelayanan, keramahan terhadap penumpang (hospitality), serta profesionalitas dalam menjalankan pekerjaan.
Ia menekankan bahwa keramahan awak bus menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kualitas transportasi umum. Sebab, Trans Padang dihadirkan untuk memberikan kemudahan perjalanan dengan mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keandalan layanan.
Menurut Yudi, setiap awak bus, termasuk pramuniaga, harus mampu menunjukkan sikap sopan dan ramah kepada seluruh penumpang.
Sebagai bentuk pembenahan, Perumda PSM dan Dishub Kota Padang berencana mengumpulkan seluruh awak bus Trans Padang dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut akan diisi dengan pembekalan serta penyegaran materi mengenai standar pelayanan, etika berkomunikasi, keramahan, dan tanggung jawab profesional.
Sementara itu, Kepala Divisi Trans Padang, Aulil Amri, mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan kritik dan saran terhadap kualitas pelayanan transportasi umum tersebut.
Ia menyampaikan bahwa masukan dari masyarakat, termasuk kritik yang disampaikan oleh seorang selebgram, menjadi bahan evaluasi bagi pengelola untuk melakukan perbaikan.
Aulil juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terutama penumpang yang merasa tidak puas atau kecewa atas kejadian dalam pelayanan Trans Padang.
Pihaknya berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi seluruh petugas agar ke depannya mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, ramah, dan profesional kepada masyarakat.(da*)


